Ditinggal Gerbong NW Hanura NTB Tetap Optimis Hadapi Pemilu

Nasional | lombokpost | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 11:40
Ditinggal Gerbong NW Hanura NTB Tetap Optimis Hadapi Pemilu

MATARAM-Usai ditinggal gerbong Ormas NW, Hanura NTB saat ini diketuai Ahmad Dahlan. Ia sebelumnya menduduki posisi sekretaris saat Hanura diisi figure sentral NW seperti Syamu Rizal dan Gde Samsul Mujahidin.

Lantas bagaimana nasib Hanura NTB setelah ditinggal Syamsu Rijal?

Insya Allah kami akan berjuang untuk Hanura NTB semakin maju, kata Ketua DPD Hanura NTB Ahmad Dahlan, kemarin (5/12).

Dahlan terlihat optimis menatap Pemilu 2024. Bahkan bertekad untuk mendapatkan hasil optimal dengan formasi kepengurusan yang baru.

Hanura NTB akan semakin maju dari yang kemarin, katanya menebar optimisme.

Pria yang akrab disapa Leo itu menjanjikan mesin politik yang segar dengan daya dobrak politik yang kuat di Hanura NTB.

Kami punya pengalaman sebagai kader inti Hanura yang sudah belasan tahun bersama Hanura, pasti yakin akan itu, tegas anggota komisi 1 DPRD NTB itu.

Leo juga mengungkapkan langkah pertamanya di tahun 2022 untuk merapikan struktur mesin partai dari tingkat DPC kabupaten/kota sampai tingkat paling bawah.

Dalam waktu dekat ini kami akan merapikan struktur mulai DPC (kabupaten/kota) sampai ke bawah, ujarnya.

Langkah berikutnya melakukan perekrutan atau membuat daftar perekrutan Caleg.

Kami akan buka seluas-luasnya untuk umum atau eksternal dan tidak hanya terpaku pada satu dua organisasi (masyarakat), ujarnya.

Pindah gerbongnya kader NW ke Gerindra ditegaskannya tidak membuatnya risau. Justru membangkitkan optimisme baru untuk membuka ruang selebar-lebarnya masyakat berkiprah dalam politik melalui Hanura.

Dan juga kalau kader NW saya pantau sudah menyebar ke semua partai yang ada di NTB, di Hanura NTB pun ada, tekannya.

Dengan kata lain, Leo ingin mengatakan Hanura tidak kehilangan sama potensi dukungan dari ormas besar yang ada di NTB itu. Bahkan Hanura berpeluang merangkul potensi dukungan dari ormas besar lain yang tumbuh di NTB.

Sehingga menurut kami tidak ada masalah (keluarnya gerbong NW dari Hanura NTB), akan hal itu, tekannya.

Leo bahkan memegang optimisme yang tinggi Hanura akan mampu bangkit dari posisi bawah saat ini. Menambah jumlah perolehan kursi di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Sehingga kami yakini akan ada penambahan kursi dewan hanura se NTB dari sekarang 19 orang menjadi 25-30 anggota dewan, optimisnya.

Sebelumnya, Syamsu Rijal mengatakan keputusan NW untuk tidak menyalurkan lagi hak politiknya melalui Hanura telah diputuskan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

Amanat Mukernas untuk mencari partai yang menasional (suara besar), pada akhirnya terpilihlah Gerindra, kata Wakil Sekjen PBNW itu. (zad/r2)

Artikel Asli