Harga BBM Melambung di Kazakhstan, Rakyat Ricuh, Kabinet Pilih Mundur

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 11:16
Harga BBM Melambung di Kazakhstan, Rakyat Ricuh, Kabinet Pilih Mundur

JawaPos.com Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev menerima pengunduran diri kabinet pada Rabu (5/1) setelah situasi ricuh yabg dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar (BBM). Padahal negara itu dikenal sebagai negara kaya minyak di Asia Tengah.

Polisi menggunakan gas air mata dan granat kejut pada Selasa (4/1) malam untuk membubarkan ratusan pengunjuk rasa yang ricuh di alun-alun utama di Almaty, kota terbesar di negara tersebut. Protes mengguncang kestabilan politik. Situasi chaos membuat investor asing menarik ratusan miliar dolar investasi.

Tokayev mengumumkan keadaan darurat di Almaty dan provinsi Mangistau barat penghasil minyak dan mengatakan bahwa provokator domestik dan asing berada di balik aksi ricuh tersebut. Protes dimulai di provinsi Mangistau pada Minggu (2/1) menyusul pencabutan harga bahan bakar gas cair, bahan bakar mobil yang populer. Setelah itu harga BBM naik lebih dari dua kali lipat.

Berbicara kepada penjabat anggota kabinet pada Rabu (5/1), Tokayev memerintahkan mereka dan gubernur provinsi untuk mengembalikan kontrol harga LPG dan memperluasnya ke bensin, solar, dan mengalihkan pada barang-barang konsumsi.

Dia juga memerintahkan pemerintah untuk mengembangkan undang-undang dan mempertimbangkan untuk membekukan harga utilitas dan mensubsidi pembayaran sewa untuk keluarga miskin.Dia mengatakan situasi membaik di kota-kota yang dilanda protes setelah keadaan darurat diumumkan. Kazakhstan memberlakukan jam malam dan pembatasan pergerakan.

Artikel Asli