OTT Wali Kota Bekasi, Ketua KPK Heran Masih Ada Korupsi di Era Keterbukaan

Nasional | inewsid | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 10:55
OTT Wali Kota Bekasi, Ketua KPK Heran Masih Ada Korupsi di Era Keterbukaan

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri membenarkan telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi alias Bang Pepen, pada Rabu, 5 Januari 2022, kemarin. Menurut Firli, penangkapan terhadap Wali Kota Bekasi menambah catatan buruk dalam memberantas korupsi.

"Kemarin kita melakukan tangkap tangan salah satu kepala daerah, yaitu Wali Kota Bekasi. Ini adalah catatan buruk terkait dengan upaya-upaya kita untuk pemberantasan korupsi, karena masih ada yang terlibat praktik-praktik korupsi," kata Firli saat memberikan sambutan dalam acara Deklarasi Janji Kinerja 2022 Kemenkumham, di Gedung Setjen Kemenkumham, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/1/2022).

Firli menyebut seharusnya tidak boleh ada lagi praktik-praktik korupsi di era keterbukaan saat ini. Di mana, saat ini sudah banyak sistem yang harus dilakukan dengan transparan dan akuntabel.

Namun memang, Firli menyayangkan masih ada saja pejabat negara yang nekat berbuat koruptif di era keterbukaan publik saat ini.

"Sesungguhnya tidak boleh ada lagi praktik-praktik korupsi. Apalagi kalau kita lihat perjalanan bangsa kita yang dari ketertutupan ke arah keterbukaan," kata Firli.

"Dengan alam keterbukaan yang rohnya adalah transparansi dan akuntabel, tentulah itu mimpi buruk bagi para koruptor karena tidak boleh adalagi Korupsi yang terjadi era keterbukaan dan reformasi serta demokrasi yang kita kembangkan sampai saat ini," tuturnya.

Sekadar informasi, KPK menggelar OTT di Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 5 Januari 2022, kemarin. KPK mengamankan total 12 orang dari operasi senyap tersebut. Salah satu yang turut diamankan dalam OTT tersebut yakni, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi alias Bang Pepen.

Giat penindakan terhadap Bang Pepen tersebut diduga berkaitan dengan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi. Hingga saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Bang Pepen dan 11 orang lainnya.

Artikel Asli