Surabaya Tingkatkan Surveilans Cegah Persebaran Omicron

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 10:57
Surabaya Tingkatkan Surveilans Cegah Persebaran Omicron

JawaPos.com Dinas Kesehatan Kota Surabayameningkatkan surveilans guna mencegah persebaran virus koronatipe SARS-CoV-2 varian Omicron.Satu kasus infeksi Omicron terdeteksi di Surabaya.

Kepala Dinas Kesehatan KotaSurabaya Nanik Sukristina mengatakan, setelah penemuan satu kasus infeksiOmicron di Kota Surabaya, pihaknya melakukan pelacakan kasus.Itu dilakukan dengan melibatkan puskesmas, rumah sakit, dan Satuan Tugas PenangananCovid-19.

Dinas Kesehatan, menurut Nanik, menelusuri riwayat kontak orang yang terinfeksi Omicron serta melakukan pemeriksaan pada orang-orang yang melakukan kontak erat dengan orang yang terserang Omicron.

Kami juga melakukan isolasi kepada kasus yang terkonfirmasi Covid-19 yang tidak bergejala atau bergejala ringan di tempat yang sudah disediakan Pemkot Surabaya yakni di Asrama Haji. Kami juga melakukan karantina kepada kontak erat kasus konfirmasi Covid-19, terang Nanik Sukristina seperti dilansir dari Antara di Surabaya , Kamis, (6/1).

Selain itu, dia mengatakan, dinas kesehatan memantau kondisi orang-orang yang terserang Covid-19 dan orang-orang yang melakukan kontak erat dengan mereka di tempat-tempat karantina. Nanikmenjelaskan, pasien yang dikonfirmasi terinfeksiOmicron pada 2 Januari hanya mengalami gejala sakit ringan.

Saat ini masih menjalani karantina di rumah sakit, ujar Nanik Sukristina.

Satu orang yang melakukankontak erat dengan penderita infeksiOmicrondan menurut hasil pemeriksaan tertular Covid-19, juga menjalani karantina di rumah sakit. Kondisinya baik dan tidak bergejala, ucap Nanik.

Menurut Nanik, dinas kesehatan sudah menyampaikan surat edaran tentang pencegahan dan pengendalian penularanOmicronkepada para pemimpin rumah sakit dan puskesmas.Kota Surabayamemiliki 38 rumah sakit rujukan penanganan pasienCovid-19 dengan 2.886 tempat tidur pasien dan fasilitas isolasi terpusat di Asrama Haji dengan 899 tempat tidur pasien.

Artikel Asli