Prioritaskan Vaksin Anak Dibanding Booster

Nasional | radarjogja | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 10:26
Prioritaskan Vaksin Anak Dibanding Booster

RADAR JOGJA Seiring intruksi pusat, pemberian booster vaksin Covid-19 bisa dimulai per 12 Januari 2022 mendatang. Tapi Pemkot Jogja masih memprioritaskan untuk penyelsaian vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun yang sedang berjalan.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi (HP) mengaku, belum bisa memastikan waktu penyuntikan booster vaksin Covid-19 bagi masyarakat umum. Saat ini masih fokus penyelesaian vaksinasi untuk anak. Booster akan kami lakukan kalau anak-anak sudah selesai. Kalau nanti berbarengan, nakes kita yang kewalahan. Jadi, anak-anak yang belum tervaksin menjadi prioritas dulu, katanya Rabu (5/1).

HP pilihan fokus pada vaksinasi anak karena pemkot tengah mempersiapkan untuk menggulirkan pembelajaran tatap muka secara penuh pada pertengahan Januari nanti. Sehingga, vaksinasi siswa ini harus bisa rampung secepatnya. Selain itu, pemkot harus melakukan koordinasi jenis vaksin booster yang akan digunakan maupun programnya. Sekarang kan program anak 6-11 tahun ya dan dosis kedua yang prioritas. Baru setelah itu booster, ujarnya.

Menurutnya, pemberian booster bagi masyarakat memang diperlukan. Terlebih ada ancaman varian baru Covid-19 Omicron. Namun demikian, kalangan profesi yang berpotensi tertular dan menularkan tinggi akan didahulukan. Termasuk kalangan guru, apalagi saat ini sudah mulai pelaksanaan sekolah tatap muka. Memang booster ini jadi hal penting, terutama bagi kalangan guru, tenaga layanan publik, dan sebagainya, yang interaksinya tinggi. Kalau nakes, relawan kan sudah kita berikan booster, jelasnya.

Dikatakan, dari segi ketersediaan vaksin saat ini diklaim dalam kondisi siap jika harus melaksanakan booster. Kendati begitu, skala prioritas masih menjadi yang utama untuk Kota Jogja. Sejauh ini peruntukan vaksin masih untuk anak-anak dan penyelesaian dosis kedua. Sebenarnya kapan pun siap, kami juga masih punya beberapa vaksim tinggal dibagi saja peruntukannya. Kalau memang sudah ada intruksi booster tentu akan kami lakukan, tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani mengatakan, sampai saat ini pun masih menunggu informasi resmi dari pusat dan petunjuk teknis khususnya untuk melaksnakan booster vaksin yang mandiri. Kami selesaikan dulu (dosis satu) yang anak-anak 6-11 tahun, katanya. (wia/pra)

Artikel Asli