Makin Panjang! Ferdinand Hutahaean Diminta Ketua GNPF Minta Maaf ke Seluruh Muslim Dunia

Nasional | wartaekonomi | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 09:15
Makin Panjang! Ferdinand Hutahaean Diminta Ketua GNPF Minta Maaf ke Seluruh Muslim Dunia

Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean dihujat banyak pihak karena cuitannya yang diduga menyinggung umat Islam. Cuitan Ferdinand di akun Twitternya menulis 'Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah'.

Terkait itu, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak menyindir sosok Ferdinand yang sebelumnya pernah menghadiri ijtima ulama dan acara 212.

"Seingat saya wajahnya sama. Mudah-mudahan waktu dia datang bukan sedang berimajiner," kata Yusuf dalam Kabar Petang tvOne yang dikutip VIVA pada Kamis, 6 Januari 2022.

Dia mengatakan kemarahan publik terhadap Ferdinand wajar karena ada sebab akibat. Ia bilang yang bersangkutan bukan sekali dua kali menyampaikan ujaran-ujaran kebencian unsur penghinaan.

"Penistaan mengolok-olok pribadi termasuk saya sendiri bukan sekali dua kali. Termasuk Habib Rizieq, Habib Bahar dan sebagainya," ujar Yusuf.

Pun, ia menganggap Ferdinand seperti kena batunya kali ini karena sudah sering melontarkan ujaran kebencian di media sosial.

"Nah, mungkin menurut dia hari ini, dia benar-benar pada saat yang mungkin dia kena batunya dalam arti kata. Kenapa saya katakan demikian karena ujaran-ujaran kebencian yang dia sampaikan itu tidak terkait konteks tertentu dan dilakukan dengan sengaja," jelasnya.

Menurut dia, cuitan Ferdinand itu bisa dijerat pasal ujaran kebencian yang diatur dalam Pasal 28 ayat 2 UU Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE). Ia meminta kali ini agar Ferdinand tidak usah memutarbalikan fakta.

Dia menekankan jika memang minta maaf maka sebaiknya ditujukan untuk umat muslim di seluruh dunia.

"Kalau minta maaf jangan ke pihak-pihak. Tapi, minta lah maaf kepada umat Islam seluruh dunia karena agama Islam itu yang menganut adalah dari dunia," sebut Yusuf.

Kemudian, ia menegaskan agar Ferdinand mengaku salah dan tak perlu berdalih sedang mimpi atau imajiner.

"Kalau merasa salah ya salah, itu bukan dalam konteks mimpi. Bukan dalam konteks bicara sendiri seperti orang gila. Dia berbicara di media sosial yang didengar ratusan ribu pengikutnya," tuturnya.

Menuai hujatan, Ferdinand pun menyampaikan permintaan maafnya atas cuitannya soal 'Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah'.

Dia mengaku sudah menjelaskan klarifikasinya dalam video. Kata dia, cuitannya tak ada tujuan untuk menyasar kelompok tertentu.

Dia mengaku sudah menjelaskan klarifikasinya dalam video. Kata dia, cuitannya tak ada tujuan untuk menyasar kelompok tertentu.

"Di dalam video klarifikasi saya sudah saya jelaskan bahwa tidak ada tujuan untuk menyasar kelompok tertentu, agama tertentu, atau orang tertentu," kata Ferdinand kepada VIVA, Rabu, 5 Januari 2022.

Artikel Asli