OTT Wali Kota Bekasi Terkait Suap Pengadaan Barang-Jasa Dan Lelang Jabatan

Nasional | rm.id | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 08:32
OTT Wali Kota Bekasi Terkait Suap Pengadaan Barang-Jasa Dan Lelang Jabatan

Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen berkaitan dengan kasus dugaan suap di Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi.

"Informasi yang kami peroleh, tangkap tangan ini terkait dugaan korupsi penerimaan janji atau hadiah pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan dilingkungan Pemkot Bekasi," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, lewat pesan singkat, Kamis (6/1).

Selain Pepen, tim komisi antirasuah juga mengamankan 11 orang lainnya. "Ada ASN Pemkot Bekasi dan pihak swasta," imbuhnya.

Dalam OTT itu, tim Satgas komisi pimpinan Firli Bahuri cs juga menyita sejumlah uang yang saat ini masih dalam proses penghitungan.

Hingga kini pihak yang diamankan masih dimintai klarifikasi dan keterangan oleh tim KPK. Komisi antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan.

Kemarin malam, sekitar pukul 22.52 WIB, Pepen sudah tiba di Gedung Merah Putih. Ia dibawa menggunakan Toyota Innova dikawal petugas KPK. Politisi Golkar itu tampil dengan mengenakan kaos lengan panjang warna hijau, dibalut jaket rompi warna biru dongker. Di dada kanan rompinya bertulis, West Virginia.

Ia berjalan sambil menunduk, dikawal petugas KPK dan kepolisian. Kondisi tangannya belum terborgol. Matanya sayu, air mukanya tampak murung. Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya ketika diberondong awak media, saat memasuki gedung KPK.

Orang nomor satu di Kota Bekasi itu langsung digelandang ke ruang pemeriksaan, di lantai 2. Pepen tetap menunduk sambil menatap satu per satu anak tangga yang dinaiki bersama dua petugas KPK. [OKT]

Artikel Asli