Tren Boneka Arwah, Kemenag Anggap Tak Sesuai Tauhid

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 09:14
Tren Boneka Arwah, Kemenag Anggap Tak Sesuai Tauhid

JawaPos.com Boneka arwah atau spirit doll belakangan ini menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat. Mulai dari orang biasa hingga publik figur berbondong-bondong mengikuti tren adopsi boneka tersebut.

Spirit doll yang banyak dimiliki para publik figur ini kebanyakan berwujud menyerupai bayi, yang kemudian mereka rawat layaknya seorang anak. Salah satu publik figur yang merawat spirit doll layaknya bayi adalah Ivan Gunawan.

Dilansir dari berbagai sumber, ada yang berkeyakinan bahwa ada arwah yang bersemayam di dalam spirit doll. Sumber lain menyebutkan, fenomena semacam ini pernah terjadi di Thailand sekitar tahun 2015.

Masyarakat Thailand mengenal boneka arwah dengan istilah luuk thep (anak malaikat). Kala itu, demam membawa boneka kemana-mana terjadi di Thailand, bahkan boneka ini juga diyakini dapat membawa keberuntungan bagi sang pemiliknya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Ditjen Bina Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) M. Fuad Nasar menyatakan bahwa hal ini bertentangan dengan nilai tauhid dan menurunkan nilai kemanusiaan.

Mempercayai adanya unsur kekuatan gaib pada benda bikinan manusia atau benda alam berarti menurunkan nilai kemuliaan manusia, karena bertentangan dengan nilai tauhid sebagai asas keimanan kepada Allah Yang Maha Esa, ungkap dia dalam keterangannya, Kamis (6/1).

Selain itu, Fuad menilai, dalam tinjauan moderasi beragama, segala sesuatu yang merendahkan harkat, derajat, dan martabat kemanusian sebagai makhluk yang berakal harus dicegah. Untuk itu, kepercayaan ini menurutnya sangat keliru.

Manusia diciptakan sebagai makhluk paling tinggi dan paling mulia di antara seluruh ciptaan-Nya, tegasnya.

Sebagai informasi, selain Ivan Gunawan, salah satu selebriti lainnya, yakni Celine Evangelista juga memiliki boneka yang diperlakukan seperti bayi. Sampai saat ini Celine sudah memiliki 4 boneka di rumahnya dengan masing-masing diberikan nama.

Bagi Celine Evangelista, perlakuan tersebut lebih karena dilandasi oleh kesukaannya pada boneka. Ada kesenangan tersendiri dirasakan Celine ketika boneka boneka tersebut dirias dan dipakaikan baju yang lucu dan menggemaskan.

Iya aku suka, aku sayang. Perlakuannya sewajarnya saja sih kayak misalnya gantiin baju, nyamain bajunya kayak gitu saja, kata Celine Evangelista saat ditemui di bilangan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Artikel Asli