Banjir Aceh Utara, 3 Orang Meninggal dan 31.843 Warga Mengungsi

Nasional | okezone | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 07:32
Banjir Aceh Utara, 3 Orang Meninggal dan 31.843 Warga Mengungsi

JAKARTA - Sebanyak tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Utara. Sementara itu, sebanyak 31.843 jiwa mengungsi akibat peristiwa ini.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan saat ini BPBD Kabupaten Aceh Utara telah menyalurkan bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Provinsi Aceh serta mengerahkan perahu karet untuk mengevakuasi warga terdampak.

BPBD bersama dinas sosial setempat membuat dapur umum guna memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi, ungkap Aam dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (6/1/2022).

Pemerintah Provinsi Aceh juga telah memberikan bantuan berupa beras 5.000 kg, minyak goreng 500 liter, gula pasir 250 kg, air mineral dalam kemasan 400 kardus (6.000 liter) dan telur ayam buras 6.000 Butir serta mie instan 500 kardus.

Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan tiga sungai meluap, antara lain Sungai Krueng Peutoe, Krueng Keureuto dan Krueng Pirak pada Jumat (30/12) pukul 07.00 waktu setempat dengan tinggi muka air 10 sampai 60 sentimeter.

Banjir merendam 11.511 unit rumah pada 120 gampong pada 17 kecamatan, antara lain Kecamatan Dewantara, Sawang, Banda Baro, Cot Girek, Matangkuli dan Lhoksukon.

Selanjutnya Kecamatan Pirak Timu , Tanah Luas, Samudera, Langkahan, Kuta Makmur, Geureudong Pase, Syamtalira Aron, Paya Bakong, Tanah Pasir, Baktiya Barat dan Simpang Keuramat.

Banjir juga mengakibatkan beberapa kerusakan meliputi satu unit jembatan rusak ringan, dua tanggul jebol serta 41 hektar lahan sawah terdampak.

Guna mengantisipasi adanya peningkatan debit air, BPBD melakukan monitoring situasi dan kondisi pada 27 kecamatan se-kabupaten Aceh Utara melalui radio, laporan camat, whatsapp grup, media sosial serta laporan masyarakat.

Bupati Aceh Utara juga telah menetapkan SK Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir dengan Nomor 360/1/2022 yang berlangsung selama 14 hari terhitung sejak tanggal 2 Januari sampai dengan 15 Januari 2022.

Artikel Asli