Ferdinand Hapus Cuitan yang Buat Gaduh, Nicho Silalahi: Ada Dugaan Upaya Penghilangan Barang Bukti!

Nasional | wartaekonomi | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 02:25
Ferdinand Hapus Cuitan yang Buat Gaduh, Nicho Silalahi: Ada Dugaan Upaya Penghilangan Barang Bukti!

Cuitan mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean yang menyinggung soal Tuhan, berbuntut panjang.

Ferdinand sukses memicu beragam reaksi publik karena cuitannya dianggap mengandung unsur penistaan terhadap agama.

Diketahui, Ferdinand menuliskan cuitan dengan narasi nama Allah yang mana dianggap cukup sensitif.

Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu di bela, cuit Ferdinand dalam akun Twitter pribadi sebagaimana dikutip di Jakarta, Selasa (4/1/22).

Untuk diketahui, cuitan tersebut saat ini sudah yang bersangkutan hapus dari akun Twitter-nya setelah tagar #TangkapFerdinand menjadi trending.

Imbas dari cuitan tersebut, Ferdinand resmi telah dilaporkan sejumlah pihak kepada kepolisian untuk bisa diusut dan diproses hukum.

Nicho Silalahi, seorang aktivis dan pegiat media sosial, melontarkan kritik tajam lewat cuitan di akun Twitter-nya atas ulah Ferdinand ini.

Sedari awal mencuat, memang Nicho adalah salah satu di antara banyak pihak yang lantang bersuara atas ulah yang dilakukan Ferdinand di Twitter, termasuk salah satunya dihapusnya cuitan yang penuh kontroversi tersebut.

Nicho menyoroti tindakan penghapusan yang dilakukan oleh Ferdinand. Menurutnya, patut diduga hal tersebut bisa dikategorikan sebagai tindakan atau upaya penghilangan barang bukti.

Dengan dihapusnya cuitan maka ada upaya penghilangan barang bukti, cuit Nicho dalam akun Twitter pribadi sebagaimana dikutip di Jakarta, Rabu (5/1/22).

Nicho juga menyoroti Ferdinand yang mengaku bertuhan tapi tidak beragama, yang mana atas ulahnya kali ini menunjukkan kesombongan dari seorang Ferdinand.

Nicho pun sedikit membahas perihal diksi dari narasi yang disampaikan oleh Ferdinand.

Ferdinand mengaku perihal cuitannya tidak mengarah pada pihak atau agama mana pun.

Tetapi menurut Nicho, penggunaan kata Allah adalah merujuk pada beberapa agama. Dalam hal ini, dia memerincikan spesifik dengan menyebut 2 kitab suci yakni Al Quran dan Al Kitab.

"Tak Beragama Tapi Bertuhan" itu yang akan menjerembabkan kesombongan mu, oh ya sebutan "Allah" itu ada dikitab suci (Al-Quran dan Alkitab"), mau agama apapula nanti Alibimu? tambah Nicho dalam cuitannya.

Dengan dihapusnya cuitan maka ada upaya penghilangan barang bukti, ngerti ga kau biar ga bengak kali ?
"Tak Beragama Tapi Bertuhan" itu yang akan menjerembabkan kesombongan mu, oh ya sebutan "Allah" itu ada dikitab suci (Al-Quran dan Alkitab"), mau agama apapula nanti Alibimu ? https://t.co/Ivo6pD31ye pic.twitter.com/TfdTXKzijk

Nicho Silalahi (Nicholas Frans Giskos) (@Nicho_Silalahi) January 5, 2022

Ferdinand sendiri beralasan mengambil langkah untuk menghapus cuitannya karena tidak ingin kegaduhan bertambah lebar hanya karena pemaknaan orang-orang terhadap cuitannya.

Saya hapus biar ngga brisik org sprt lu..!! Ngga diapa2in tp merasa diapa2in wkwkwk https://t.co/ByIV3tDyLZ

Ferdinand Hutahaean (@FerdinandHaean3) January 4, 2022

Ferdinand pun sudah melakukan klarifikasi terkait cuitannya tersebut. Dia beralasan bahwa itu hanya ungkapan dialaog antara hati dan pikirannya.

"Klarifikasi atas cuitan saya yg kemudian viral, semoga semua bisa paham. Bahwa sesungguhnya itu dialog antara pikiran dan hati saya yang sedang down. Bukan untuk menyasar kelompok tertentu, orang tertentu dan agama tertentu. Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terima kasih," ujar Ferdinand sebagaimana dikutip dari suara.com, Rabu (5/1/21).

Artikel Asli