Kapolda Sumut Beri Semangat Anak Agar tak Takut Divaksinasi

Nasional | republika | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 00:54
Kapolda Sumut Beri Semangat Anak Agar tak Takut Divaksinasi

REPUBLIKA.CO.ID,MEDAN -- Kapolda Sumatera Utara Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak memberikan semangat kepada anak-anak agar tidak takut divaksinasi Covid-19. Hal itu dilakukannya pada kegiatan vaksinasi massal dosis I anak usia 6-11 tahun yang digelar Polres Pematang Siantar. "Mengucapkan terima kasih kepada anak-anak yang ikut melaksanakan vaksinasi hari ini dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes)," kata Panca, saat meninjau langsung Pelaksanaan Vaksinasi Massal Dosis I dengan sasaran anak-anak usia 6-11 tahun yang digelar Polres Pematang Siantar di Lapangan H Adam Malik Pematang Siantar, Rabu (5/1/2022).

Kapolda berpesan kepada Forkopimda Pematang Siantar agar pelaksanaan vaksinasi untuk anak-anak dikejar dan tuntaskan dalam waktu dua minggu. "Agar para anak-anak bisa masuk sekolah dan belajar dengan tatap muka," ucap Panca.

Sementara itu Kapolres Pematang Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar menyampaikan kepada Kapolda Sumut kegiatan vaksinasi hari ini melibatkan vaksinator Rumah Sakit Tiara, Rumah Sakit Harapan, Klinik Polres dan Rumah Sakit Tentera dengan capaian 496 orang dosis. Adapun jenis Vaksin Sinovac, dan sumber vaksin Biddokes Polda Sumut.

Pada acara tersebut hadir Kasdam I/BB Brigjen TNI Purwito. Pada kesempatan itu, Kapolres Pematang Siantar bersama dengan Forkopimda mengikuti Zoom Meeting Launching Vaksinasi Merdeka Anak Serentak se-Indonesia yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Acara bertujuan melihat situasi perkembangan percepatan vaksinasi kepada anak-anak seluruh Indonesia dalam rangka percepatan proses pemulihan kesehatan Nasional dalam mendukung program pemerintah.

Kapolri menyampaikan melalui virtual, percepatan vaksinasi terhadap anak digelar sebaga tindak lanjut dari Instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin agar anak-anak Indonesia mendapatkan perlindungan dari ancaman Covid-19. Untuk program pendidikan selanjutnya kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) sudah mulai dibuka 100 persen, sehingga percepatan vaksinasi wajib dilakukan untuk melindungi anak-anak Indonesia.

Artikel Asli