Masa Tanggap Darurat Banjir di Tanggulangin Tidak Diperpanjang Lagi

Nasional | jawapos | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 15:14
Masa Tanggap Darurat Banjir di Tanggulangin Tidak Diperpanjang Lagi

JawaPos.com Banjir di tiga desa wilayah Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, kini sudah surut. Yakni, Desa Banjarpanji, Banjarasri, dan Kedungbanteng. Pengurukan pun jalan sudah dilakukan. Pembangunan kisdam juga segera tuntas. Karena itu, pemkab tidak akan memperpanjang masa tanggap darurat yang berakhir pada 3 Januari 2022 nanti.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo Dwijo Prawito menyebutkan, saat ini berbagai fasilitas masih dipertahankan di sana. Posko di Desa Banjarpanji dan Kedungbanteng masih ada. Petugas kesehatan juga masih stand by. Toilet portabel dan tandon air masih terpasang di sana. Masih rutin kami isi, ujarnya.

Karena air tak lagi menggenang, Dwijo menyatakan, penanganan pada masa tanggap darurat kedua lebih banyak ke penanganan fisik. Menurut Dwijo, total anggaran dari belanja tidak terduga (BTT) untuk masa tanggap darurat kedua mencapai Rp 2,4 miliar. Banyak penanganan fisik seperti pembangunan kisdam dan turap, tuturnya.

Kepala Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo Bachruni Aryawan mengatakan, pihaknya akan membangun turap atau gundukan tanah yang ditutup bambu di pinggir tambak dengan panjang sekitar 1,5 kilometer. Yakni, dari Desa Banjarpanji hingga pintu muara Penatar Sewu. Tujuannya, air yang menggenangi tambak tidak sampai meluber memenuhi jalan saat intensitas hujan tinggi.

Total sekitar 100 hektare lahan yang kini jadi tambak. Kami bangun di pinggir talut itu, tapi tetap ada dua pompa di ujung sehingga sewaktu-waktu penuh bisa disedot, kata Bachruni.

Tinggi talut sekitar 50 sampai 70 sentimeter. Pada 31 Desember sudah selesai, tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Irigasi dan Pematusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Pemkab Sidoarjo Rizal Asnan mengungkapkan, pengerjaan fisik sudah tuntas. Pengurukan jalan di Desa Banjarpanji sepanjang 1 kilometer sudah selesai.

Selain itu, ada pengurukan sepanjang 1 kilometer di Desa Banjarasri, besok (hari ini, Red) selesai, kata Rizal.

Pembuatan kisdam juga sudah tuntas. Hanya kurang satu kisdam yang belum, yakni kisdam Gedangrowo. Sebab, kemarin ada pergeseran titiknya, jadi agak mundur. Seminggu lagi selesai, papar Rizal.

Sebelumnya, bupati Sidoarjo menetapkan masa tanggap darurat di tiga desa di Kecamatan Tanggulangin. Tahap pertama 721 Desember. Namun, karena banjir belum surut, masa tanggap darurat diperpanjang hingga 3 Januari mendatang.

Artikel Asli