Tahun Baru 2022, SPBU di Surabaya Tutup Pukul 21.00

Nasional | jawapos | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 14:34
Tahun Baru 2022, SPBU di Surabaya Tutup Pukul 21.00

JawaPos.com Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya keluarkan surat edaran (SE) kepada seluruh pimpinan/pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). SE tanggal 27 Desember tersebut, menginstruksikan kepada seluruh SPBU di Surabaya pada 31 Desember mengakhiri aktivitas sampai pukul 21.00 WIB. SPBU dapat dibuka kembali pada 1 Januari 2022 pukul 04.00 WIB.

Jadi sebelumnya di SE Wali Kota Surabaya 14 Desember, semua aktivitas kegiatan pada malam tahun baru selesai pukul 21.00 WIB. Atas dasar itu, kami menindaklanjuti untuk SPBU juga tutup pukul 21.00 WIB dan buka lagi pukul 04.00 WIB, seperti malam pergantian tahun 2021, kata Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto, Selasa (28/12).

Eddy menjelaskan, kebijakan tersebut, diterapkan untuk mencegah mobilitas masyarakat, seperti pawai atau arak-arakan kendaraan bermotor. Dia berharap, kepada pimpinan atau pengelola SPBU di Kota Surabaya agar memperhatikan SE tersebut.

Jadi kita mohon kerja sama SPBU. Supaya tidak ada arak-arakan, tidak ada pawai kendaraan di Kota Surabaya. Sehingga masyarakat semua melaksanakan aktivitas di rumah masing-masing merayakan malam tahun baru, tegas Eddy.

Eddy mengaku sudah berkomunikasi dengan seluruh pemilik atau pengelola SPBU di Kota Surabaya agar aktivitas penjualan pada malam pergantian tahun dapat tutup pukul 21.00 WIB. Untuk memastikan hal tersebut, pihaknya bersama kepolisian bakal melakukan pengawasan dan patroli di lapangan.

Surat edaran sudah kita sampaikan kepada semua SPBU di Surabaya. Kami sudah komunikasi dengan pemilik SPBU supaya tidak jualan mulai pukul 21.00 WIB pada malam pergantian tahun, jelas Eddy.

Tak hanya aktivitas penjualan di SPBU yang diimbau tutup pukul 21.00 WIB saat malam pergantian tahun. Eddy menyebut, pemkot juga melarang perayaan at venue malam pergantian tahun, baik di restoran, kafe, rumah makan, atau tempat fasilitas lain.

Termasuk juga untuk semua tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU) di Surabaya juga wajib tutup pada 24 dan 31 Desember. Kepada warga Surabaya kami juga imbau agar merayakan perayaan tahun baru di rumah masing-masing. Tidak ada pawai, tidak ada perayaan at venue , tutur Eddy.

Upaya untuk mengantisipasi kerumunan dan mencegah penularan Covid-19 saat tahun baru, juga dilakukan pemkot dengan melarang penjualan petasan maupun terompet. Kebijakan tersebut telah tercantum dalam SE Satpol PP Surabaya Nomor: 300/ 6831/ 436.7.22/ 2021, tanggal 27 Desember 2021.

Kami imbau supaya tidak ada yang berjualan petasan dan terompet. Tiga pilar di kecamatan juga bakal melakukan pengawasan serta penertiban penjual petasan dan terompet di wilayah masing-masing, terang Eddy.

Menurut Eddy, saat malam pergantian tahun, pemkot bersama kepolisian bakal melakukan filterisasi kendaraan di titik-titik perbatasan pintu masuk ke Kota Surabaya. Filterisasi kendaraan dilakukan mulai dari Bundaran Waru (Cito), Jalan Merr, Pondok Candra, Osowilangun, Jembatan Suramadu, Benowo, Lakarsantri, hingga Karangpilang.

Mulai sekitar pukul 17.00 WIB, sudah dilakukan filterisasi, tapi bukan ditutup. Sehingga orang dari luar kota yang mau kerja shift malam di Surabaya tetap boleh masuk. Tetapi kalau orang itu tujuannya ingin cari hiburan ke Surabaya, kita pulangkan, tegas Eddy.

Eddy memastikan, untuk mencegah kerumunan saat malam pergantian tahun, beberapa kawasan di Surabaya bakal diterapkan physical distancing mulai pukul 21.0006.00 WIB. Di antaranya, di Jalan Tunjungan, Jalan Darmo, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Mayjen Sungkono, hingga Jalan Kertajaya.

Kita juga melakukan patroli bersama kepolisian. Nanti saat malam pergantian tahun, mulai pukul 21.00 WIB ada beberapa titik di Surabaya yang kita lakukan physical distancing, ucap Eddy.

Artikel Asli