Percepat Herd Immunity, Polres Sleman Gelar Vaksin Anak 6-11 Tahun

Nasional | radarjogja | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 14:15
Percepat Herd Immunity, Polres Sleman Gelar Vaksin Anak 6-11 Tahun

RADAR JOGJA Guna mempercepat terciptanya herd immunity, Polres Sleman menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Tercatat giat ini akan berlangsung untuk kedua kalinya. Vaksinasi pertama berlangsung, Senin (20/12), berlanjut Jumat (31/12).

Perwira Urusan Kesehatan (paurkes) Polres Sleman Risdiyanti mengatakan target vaksinasi 100 anak perharinya. Kendala hanya upaya menennagkan anak. Ini karena beberapa anak takut saat melihat jarum suntik. Sehingga perlu pendekatnan khusus.

Kesulitannya beda dengan orang dewasa. Kalau anak-anak ya kesulitannya mereka kan ada yang nangis, ada yang takut. Biasanya yang mengantar lebih dari satu. Makanya kuota kita batasi untuk mencegah kerumunan, jelas Risdiyanti ditemui di Klinik Pratama Parama Satwika, Selasa (28/12).

Risdiyanti mengakui anak memiliki kekebalan tubuh yang bagus. Hanya ini tak bisa menjadi alasan tidak melakoni vaksinasi Covid-19. Ini kaena vaksin bertujuan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Pemberian vaksin juga untuk menguatkan konsep pembelajaran tatap muka (PTM). Terutama kepada anak yang maih dibawah 12 tahun. Sehingga imunitas di lingkungan sekolah lebih kuat dan matang.

Antusias sangat luar biasa, vaksinasi di sekolahan dimulai bulan depan karena hari ini libur. Mereka mungkin nunggu bulan depannya itu tidak sabar, jadi mereka cepat-cepat untuk vaksin di faskes-fakes yang menyediakan vaksin untuk anak. kata Risdiyanti.

Dalam menggelar vaksinasi bagi anak, Polres Sleman bekerja sama dengan pihak lainnya. Seperti Dinas Kesehatan Sleman, Dinas Pendidikan Sleman dan Kodim 0732 Sleman. Nantinya, vaksin anak akan diselenggarakan secara rutin pada hari Senin hingga Jumat dari 08.00 WIB sampai 13.00 WIB.

Sementara itu, salah satu pendamping Didiel Theodorus Hurint mengaku tak sulit mengajak adik-adik asuhnya untuk melakukan vaksinasi. Pasalnya, anak-anak yang berasal dari Yayasan Rumah Anak Indonesia ini telah memiliki kesadaran mengenai pentingnya vaksin. Sebagai upaya untuk mencegah pemularan virus Covid-19.

Kemarin mereka sudah minta-minta untuk vaksin karena mereka takut dengan virus Covid-19 ini. Jadi kami dari pihak asrama mewajibkan mereka untuk ikut vaksinasi ini. kebetulan anaknya tidak susah diajak dan tidak takut jarum suntik, ujar Didiel.

Tak hanya penting bagi kesehatan, Didiel menilai saat ini vaksinasi menjadi salah satu syarat untuk dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Penting untuk kesehatan yang utama, dan juga yang kedua mereka untuk sekolah. Jadi syarat mereka mau ke mana-mana sekarang harus vaksin, kata Didiel. (co1/dwi)

Artikel Asli