Google Earth Tampilkan Penampakan UFO di Antartika

Nasional | limapagi.id | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 12:30
Google Earth Tampilkan Penampakan UFO di Antartika

LIMAPAGI - Google Earth merupakan layanan yang disediakan oleh Google untuk melihat lanskap Bumi melalui citra satelit. Berbagai pemandangan bisa disaksikan melalui Google Earth, mulai dari benua, samudera, pegunungan hingga jalan raya.

Tidak menutup kemungkinan Google Earth menjadi tempat untuk mencari objek unik serta misterius, termasuk penampakan UFO yang terdampar. Terkini, seorang pengguna Google Earth mengklaim melihat piringan misterius di wilayah es Antartika.

Scott C Waring, seorang ahli teori konspirasi, mengklaim bahwa ia menemukan piringan UFO ini menggunakan Google Earth. Dia juga membagikan koordinat (7435'37.57"S 16454'28.90"E) atau lokasi penampakan piringan misterius ini, dikutip Indiatimes .

Ia yang mengklaim dirinya spesialis UFO mengungkap objek itu bisa jadi adalah pesawat alien yang jatuh dan dampaknya menyebabkan kerusakan pada es.

Waring berkata, "Teman-teman, saya menemukan ini hari ini dan itu benar-benar mengejutkan saya! Itu ada di Antartika dan tingginya sekitar 40 meter, duduk di area yang terlihat seperti hati. Saya pikir ini adalah yang terbesar guys, real deal".

Lebih lanjut ia menjelaskan, "Saya membayangkan bahwa segera setelah saya merilis video ini, beberapa pemerintah di suatu tempat akan pergi dan mengambilnya. Wow, dan itu dalam bentuk hati di dalam es, yang benar-benar membuat saya bertanya-tanya, apakah mereka melakukannya dengan sengaja untuk bersenang-senang? itu? Atau apakah piringan itu menyebabkan bentuk di es saat mendarat di daerah ini? Tentu itu adalah tempat persembunyian yang sempurna untuk kapal asing, karena tidak ada yang akan pernah melihatnya tersembunyi di Antartika".

Ini bukan pertama kalinya Waring membuat klaim tentang keberadaan alien. Beberapa tahun yang lalu, ahli teori konspirasi yang beroperasi dari Taiwan diduga menemukan struktur seperti tulang paha di Mars.

Setelah 'penemuan' itu, dia mendesak Presiden AS Donald Trump untuk menjadikannya kepala NASA.

Akan tetapi, para skeptis menolak klaim Waring dan menjelaskan bahwa sebagian besar penemuannya adalah kasus klasik pareidolia.

Pareidolia ialah fenomena psikologis yang menyebabkan seseorang seakan melihat pola tertentu, biasanya karakter wajah manusia atau objek lainnya pada benda-benda yang dilihat.


Artikel Asli