Terungkap, Motif Penyerangan Brutal Pasutri di Kelua Tabalong

Nasional | apahabar.com | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 12:55
Terungkap, Motif Penyerangan Brutal Pasutri di Kelua Tabalong

apahabar.com, TANJUNG Motif penyerangan brutal di Desa Ampukung, Kelua, Tabalong, perlahan mulai terungkap.

Dugaan sementara pelakuakan melakukan pencurian tapi keburu kepergok korban, jelas Kapolres AKBP Riza Muttaqin, Selasa (28/12), saat menggelar ekpose akhir tahun di aula Praja Utama Mapolres setempat.

Dijelaskan Riza, bermula saat korban pulang ke rumah peninggalan keluarganya yang ia tempati bersama istri dan anaknya.

Korban usai menyaksikan pertandingan sepak bola leg pertama antara Indonesia kontra Singapura, ujar mantan kepala unit Tim Resmob Macan Kalsel ini.

Saat hendak mau tidur, korban tiba-tiba mendengar suara pintu terbuka dari belakang rumahnya.

Kemudian korban mendatangi asal suara tersebut. Ia melihat ada seseorang berperawakan besar memakai penutup wajah.

Setelah korban melihat, pelaku langsung menyerang korban dengan sajam yang dibawanya, jelas Riza.

Saat ditebas, korban lari ke arah pintu depan untuk ke luar. Tapi tak sempat. Sajam pelaku lebih dulu mengenai sejumlah anggota tubuhnya.

Korban kemudian berteriak minta tolong hingga istrinya keluar dari kamar. Belakangan diketahui, si istri juga ikut menjadi korban.

Istri korban juga terkena sabetan sajam di tubuh bagian belakang, ujar Riza.

Usai kejadian itu pelaku melarikan diri lewat belakang rumah korban.

Penyelidikan terkait kasus tersebut terus dilakukan Satreskrim Polres Tabalong.

Saat menggelar olah TKP petugas tidak menemukan petunjuk ada barang yang hilang atau rusak.

Yang jelas sajam yang digunakan pelaku memang dibawanya artinya tidak berasal dari rumah korban, terang AKBP Riza.

Sampai siang ini, kedua korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kronologis kasus di halaman selanjutnya:

Artikel Asli