Tanpa Gejala, 1 Kasus Lokal Omicron Diisolasi di RSPI Sulianti Suroso

Nasional | jawapos | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 12:42
Tanpa Gejala, 1 Kasus Lokal Omicron Diisolasi di RSPI Sulianti Suroso

JawaPos.com Kementerian Kesehatan melaporkan satu kasus lokal seseorang yang tertular Covid-19 varian Omicron di tanah air. Dia adalah pria berusia 37 tahun, warga Medan yang datang ke Jakarta dan tak punya riwayat perjalanan ke luar negeri atau kontak dengan siapapun dari luar negeri. Pria itu kini sudah diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan saat ini sudah dilakukan tindak lanjut pada pasien. Yaitu berupa evakuasi pasien agar melakukan isolasi di RSPI Sulianti Saroso. Sementara tim terus bekerja untuk melakukan tracing atau pelacakan kontak.

Untuk saat ini yang bersangkutan sudah diisolasi di RSPI Sulianti Saroso. Dan untuk berapa jumlah pasti berapa kontak erat yang sudah ditracing, saat ini masih proses, tegasnya secara virtual, Selasa (28/12).

Tanpa Gejala

Nadia memastikan istri yang bersangkutan sudah dites dan hasilnya negatif Covid-19. Pria itu tiba di Jakarta dari Medan sejak 6 Desember 2021. Lalu pada saat datang, hasil pemeriksaan antigen dirinya masih negatif. Lalu pada tanggal 17 Desember 2021 sempat mampir ke restoran di SCBD. Kemudian tanggal 19 Desember hendak pulang ke Medan.

Saat diperiksa dengan antigen, ternyata hasilnya positif. Kemudian dia diperiksa dengan PCR pada 20 Desember 2021. Dan dinyatakan positif Omicron pada 26 Desember.

Istrinya negatif. Kondisi klinis pasien, tidak bergejala ya, tak ditemukan gejala sampai hari ini. Tak ada gejala khusus, katanya.

Pemeriksaannya dilakukan dengan pemeriksaan PCR, lalu langsung dilakukan SGTF dan hasilnya positif. Dinas Kesehatan sudah berkoordinasi dengan Dinas Parekraf melakukan tracing kontak erat yang bersangkutan.

Dengan ditemukannya transmisi lokal ini pemerintah mengingatkan masyarakat kurangi mobilitas saat Nataru. Hindari kerumunan dan wajib divaksin, jelasnya.

Artikel Asli