Gawat dan Mengerikan Semoga Tak Terjadi di Indonesia, Hanya Dalam 24 Jam Kasus Varian Omicron Membabi Buta di AS Hingga Tembus 155.681 Kasus

Nasional | koran-jakarta.com | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 10:35
Gawat dan Mengerikan Semoga Tak Terjadi di Indonesia, Hanya Dalam 24 Jam Kasus Varian Omicron Membabi Buta di AS Hingga Tembus 155.681 Kasus

Amerika Serikat kembali menghadapi lonjakan tajam kasus Covid-19 di penghujung 2021. AS melaporkan terdapat 155.681 kasus baru hanya dalam kurun 24 jam.

Tak hanya itu, kematian akibat Covid-19 di AS dalam 24 jam juga tinggi yakni tercatat ada 414 pasien meninggal dunia.

Dikutip dari worldometers , dengan tambahan itu kini jumlah kasus positif COVID-19 di AS menjadi 53.575.819 orang dan total sebanyak 838.839 kematian Selasa (28/12).

Sementara itu kasus aktif menjadi 11.622.387 orang dan pasien sembuh 41.114.593 orang. Kemudian untuk pasien rawat inap di rumah sakit dalam kondisi kritis menjadi 16.326 orang.

Penasihat Penanganan Pandemi Covid-19 AS, Dr Anthony Fauci, menjelaskan dari sejumlah penelitian yang dilakukan di Afrika Selatan dan Inggris, risiko rawat inap akibat varian Omicron lebih rendah dibandingkan dengan varian-varian sebelumnya.

Namun kendati demikian, ia memberi peringatan keras terkait penyebaran penyebaran varian Omicron yang sangat cepat dibandingkan varian sebelumnya yaitu varian Delta.

"Isu yang kita tidak boleh remehkan, yaitu ketika kita menyaksikan volume infeksi baru yang sangat besar, [jumlah infeksi] itu kemungkinan dapat 'membatalkan' tingkat keparahan yang lebih rendah," tegas Fauci.
Akibat terjadi lonjakan varian Omicron di AS membuat rencana liburan warga di akhir tahun pun menjadi terganggu.

Berdasarkan laporan Reuters, sebanyak 1.300 penerbangan dari dan ke AS terpaksa dibatalkan lantaran tingginya jumlah awak kabin yang harus dikarantina atau terinfeksi COVID-19.
Sebagai informasi, AS juga mengalami masalah pada pemeriksaan Covid-19 bagi masyarakatnya lantaran terjadinya permintaan yang tinggi hingga antrean mengular di banyak sentra pemeriksaan.
Artikel Asli