Jadi Korban Hoaks Doa di Gereja, Ansor Deadline 3×24 Jam Pemilik Akun

Nasional | jawapos | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 10:15
Jadi Korban Hoaks Doa di Gereja, Ansor Deadline 3×24 Jam Pemilik Akun

JawaPos.com- Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gresik belakangan dibikin gerah. Ini setelah beredar foto hoaks. Mereka seolah-olah menggelar kegiatan ibadah di sebuah gereja. Padahal, foto tersebut hasil editan tangan-tangan kotor. Fakta atau peristiwa sebenarnya aktifitas itu di masjid.

Foto hasil editan tersebut lantas diunggah ke Facebook oleh akun bernama Jarwo di grup Ngaji Kyai NU, pada Senin (27/12). Narasinya: Kalo kalian punya tempat ibadah sendiri, ngapain doa di tempat ibadah orang lain.

Ketua PC GP Ansor Gresik Abdul Rokhim menjelaskan, pihaknya memastikan foto dan narasi yang beredar di media sosial itu hoaks. Foto aslinya adalah kegiatan majelis dzikir dan sholawat Rijalul Ansor PAC Ansor Benjeng Gresik, bertempat di Masjid Al Muttaqien Batara. Kegiatan itu juga sudah lebih dari setahun silam. Tepatnya 6 September 2020, ujarnya.

Rokhim menyebut, unggahan tersebut terbilang fitnah dan keji. Motifnya adalah kebencian dengan mendiskreditkan Ansor, sebagai salah satu badan otonom NU yang selama ini mengusung dakwah Islam yang ramah kepada siapapun. Ini modus lama. Tujuannya adu domba, kata Kasdol, panggilan akrabnya.

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya meminta seluruh kader Ansor untuk tetap tenang dan tidak terpancing provokasi murahan seperti dilakukan akun bernama Jarwo tersebut. Kami sudah intruksikan kepada sahabat-sahabat cyber PC Ansor Gresik untuk melacak pemilik akun yang membuat postingan tersebut, tegasnya.

Selain itu, GP Ansor Gresik melalui tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) juga sedang mengkaji kemungkinan membawa masalah tersebut ke ranah hukum, jika penyebar konten hoaks itu tidak mau bertanggungjawab atas perbuatannya. Karena itu, kami mengimbau agar pemilik akun bersangkutan untuk segera muncul dalam waktu 324 jam, katanya.

Artikel Asli