Danny Pomanto Optimis Vaksinasi di Makassar Capai 90 Persen hingga Akhir Desember

Nasional | rakyatku | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 10:06
Danny Pomanto Optimis Vaksinasi di Makassar Capai 90 Persen hingga Akhir Desember

RAKYATKU.COM,MAKASSAR -- Jelang perayaan pergantian tahun 2022, pemerintah pusat menginstruksikan kabupaten/kota untuk memaksimalkan vaksinasi bagi warganya.

Apalagi saat ini Kota Makassar telah mencapai angka vaksinasi 83,35 persen. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto optimis pencapaian vaksinasi bisa mencapai 90 persen hingga akhir Desember ini.

Hal tersebut diutarakan Danny, usai menghadiri rapat pemantapan persiapan tahun baru 2022 secara virtual bersama Mendagri di War Room Lantai 10 Kantor Balai Kota Makassar, Senin (27/12/2021).

Danny menjelaskan, pemerintah pusat saat ini meminta seluruh kepala daerah mengoptimalkan vaksinasi untuk menangkal varian baru dari Covid-19, yakni Omicron.

Varian baru Omicron ini kan sudah hadir, makanya kepala daerah diminta lebih memasifkan vaksinasi sebagai upaya penangkal virus tersebut. Terlebih karena beberapa hari ke depan kita menyambut perayaan tahun baru 2022," ucap Danny, didampingi Wakil Wali Kota, Fatmawati Rusdi.

Untuk memaksimalkan vaksinasi di masyarakat, saat ini Pemkot Makassar mewajibkan ASN maupun Non ASN-nya membawa 6 orang yang belum divaksin untuk divaksin.

Selain itu Pemkot Makassar juga akan mengadakan vaksinasi secara serentak pada tanggal 29 Desember yang dipusatkan di Anjungan Pantai Losari.

Tanggal 29 Desember kami undang Kapolda serta Pangdam untuk melihat vaksinasi di anjungan pantai losari. Tempat lainnya juga tetap di adakan, hanya saja pusatnya di anjungan. Kita optimis target 90 persen bisa kita capai, bahkan jika memungkinkan tembus sampai angka 100 persen," jelasnya.

Ditanya mengenai adanya larangan penyekatan saat tahun baru berlangsung, Danny kembali menegaskan akan tetap memantau dan antisipasi jika ada terjadi kerumunan.

Penyekatan tidak ada, hanya saja tidak diperbolehkan berkumpul lebih dari 50 orang, tetap ada pengawasan dengan ketat, menjaga keselamatan dan kesehatan warga," tutupnya.

Artikel Asli