Antisipasi Event Tahun Baru, Pemkot Malang Bakal Sisir Biang Kerumunan

Nasional | jatimtimes.com | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 09:55
Antisipasi Event Tahun Baru, Pemkot Malang Bakal Sisir Biang Kerumunan

JATIMTIMES - Meski pembatasan aktivitas mulai dilonggarkan, namun malam perayaan Tahun Baru 2022 mendatang tetap tak diizinkan digelar di Kota Malang. Alasannya, tentu untuk menekan penyebaran Covid-19.

Perhotelan, Mal, hingga cafe dilarang menggelar pesta perayaan Tahun Baru. Larangan ini mengacu pada Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 71 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Dalam hal ini, Pemkot Malang bahkan bersiap untuk melakukan penyisiran di tempat-tempat yang menimbulkan kerumunan. Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Malang, Polresta Malang Kota dibantu oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang akan bergerak guna mendisiplinkan adanya aktivitas yang menimbulkan keramaian di malam Tahun Baru nanti.

Jika ditemui adanya pelanggaran, swab antigen secara acak bakal dilakukan di tempat. "Yang namanya potensi pelanggaran bisa saja terjadi. Kami tak mau ada perayaan apapun di malam Tahun Baru yang menimbulkan keramaian," ujar Wali Kota Malang Sutiaji.

Dijelaskannya, operasional Mal dan cafe masih tetap diizinkan hingga pukul 22.00 WIB. Itupun, tetap harus dengan disiplin protokol kesehatan (prokes). Juga, adanya pembatasan pengunjung 75 persen dari kapasitas tempat.

Larangan ini pun juga berlaku bagi masyarakat umum yang berkegiatan di luar. Di mana, jalanan kota kerap menjadi momen untuk merayakan pesta malam Tahun Baru, saat ini juga masih dilarang. Termasuk, destinasi wisata yang beroperasional hingga perhotelan. Warga Kota Malang diminta untuk merayakan malan pergantian tahun tersebut di rumah masing-masing bersama keluarga.

"Di rumah saja, hindari kerumunan. Tidak ada pawai dan arak-arakan saat Tahun Baru. Kalau berkegiatan di lingkungan masing-masing yang tidak memicu kerumunan," terang Sutiaji.

Artikel Asli