Tegaskan Belum Ada Varian Omicron di DIJ

Nasional | radarjogja | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 09:34
Tegaskan Belum Ada Varian Omicron di DIJ

RADAR JOGJA Penularan virus korona varian Omicron di Indonesia terus meluas. Terbaru, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfiramasi penambahan kasus Omicron di Indonesia sebanyak 27 kasus. Dengan penambahan ini, total 46 kasus Omicron di Tanah Air.

Terkait potensi penularan korona varian baru di daerah, Gubernur DIJ Hamengku Buwono X memastikan, pihaknya belum menemui adanya penularan varian Omicron. Di Jogja belum ada, ungkapnya saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Senin (27/12).

Menurut HB X, potensi paparan Omicron di DIJ tergolong kecil. Sebab, bandara di daerah berstatus istimewa ini belum membuka penerbangan rute mancanegara. Selain itu, merebaknya varian Omicron juga dapat diantisipasi dengan terus menekan penularan Covid-19 di daerah.

Karena memang penekanannya di perbatasan dan pelabuhan udara internasional. Kita relatif kecil tapi bukan berarti tidak memungkinkan asal tidak ada penularan sesama masyarakat kita, tegasnya.

Sekprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji menambahkan, pemprov belum berencana menggelar pemeriksaan sampel Covid-19 yang diambil di daerah untuk mendeteksi varian Omicron. Sebelumnya langkah itu pernah ditempuh untuk mendeteksi varian Delta yang menimbulkan lonjakan kasus terkonfirmasi pada pertengahan 2021.

Menurut Aji, Kemenkes masih fokus melakukan pemeriksaan di pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan yang membuka jalur internasional. Memang Kemenkes masih konsentrasi di tempat-tempat pintu masuk baik darat, laut, dan udara. Kan udara paling banyak di Soekarno Hatta dan laut di (pelabuhan) Batam, jelasnya.

Selain itu, 46 orang yang terpapar varian Omicron diketahui Aji belum pernah melakukan perjalanan ke luar daerah. Sehingga pemeriksaan sampel untuk mendeteksi varian baru belum menjadi opsi.

Di sana konsentrasinya (pelabuhan dan bandara), karena dari hasil tracing itu orangnya belum ada yang ke daerah. Karena diyakini semua yang terkena Omicron masih terlokalisir di masing-masing tempat tadi, tuturnya. (kur/laz)

Artikel Asli