Kominfo Rilis Lagu Kampanye #MulaiDariKamu, Bawa Konsep Keragaman Nusantara

Nasional | wartaekonomi | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 08:31
Kominfo Rilis Lagu Kampanye #MulaiDariKamu, Bawa Konsep Keragaman Nusantara

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan jingle #MulaiDariKamu yang merupakan adaptasi lagu kanak-kanak "Menanam Jagung" karya Ibu Sud. Jingle ini dirilis sebagai bentuk kampanye terkait pentingnya penggunaan masker dan vaksinasi dalam masa pandemi.

Pemilihan lagu "Menanam Jagung" karya Ibu Sud bertujuan agar lagu dapat memberikan kesan yang seru dengan nada sederhana namun mudah diingat.

"Setelah mencari, akhirnya kita menemukan lagu untuk kita adaptasi ke dalam jingle ini, yaitu lagu Menanam Jagung ," ujar Dian Kristian, penulis lirik jingle #MulaiDariKamu, dalam dialog virtual, Senin (27/12/2021).

Dian menjelaskan penggunaan rima dan nada yang familiar dapat lebih mudah melekat di hati masyarakat. Kemudian, lagu ini juga memilik aransemen hiphop atau rap agar dapat menjangkau generasi muda.

Kemudian, Dian menjelaskan penulisan lirik lagu untuk jingle ini memakan waktu kurang lebih selama dua bulan. Adapun lirik difokuskan untuk kampanye masker dan vaksin Covid-19.

Lebih lanjut, Dian menambahkan proses penyusunan jingle #MulaiDariKamu melibatkan seniman dari berbagai daerah, salah satunya penyanyi dari Indonesia Timur Hamigad Yehu Goma atau yang dikenal sebagai Uncle T.

"Biar nanti sewaktu [ jingle ] ini muncul di Youtube atau TV, semua orang bisa terwakili," jelasnya.

Uncle T, yang juga hadir dalam dialog tersebut, mengamini pernyataan Dian, "Kebetulan aku dari Indonesia Timur, sehingga ada warna nusantara dalam kampanye ini."

Ia mengungkapkan sebagai pelaku seni dirinya terpanggil untuk turut memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan di masa pandemi. Dia juga berencana untuk membuat karya dengan menggunakan dialek Indonesia Timur agar lebih merangkul masyarakat setempat.

Tak lupa, ia mengimbau masyarakat untuk tetap patuh menggunakan masker dan wajib melakukan vaksinasi lantaran pandemi masih berlangsung.

"Demi kesehatan bangsa dan negara," tuturnya.

Artikel Asli