Unik, Para Guru Jadi Superhero Agar Muridnya Tak Takut Divaksin

Nasional | gatra.com | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 08:11
Unik, Para Guru Jadi Superhero Agar Muridnya Tak Takut Divaksin

Kebumen, Gatra.com- Pemerintah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mulai melaksanakan program vaksinasi Covid-19 dosis pertama untuk anak usia 6-11 tahun. Tak seperti untuk anak usia 12 tahun hingga lansia yang dibuka di sentra-sentra umum, suntikan vaksin diadakan di masing-masing sekolah.

Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto bersama seluruh jajaran Forkompinda meninjau pelaksanaan vaksin anak di SDN 01 dan SDN 04, Kutosari, Kecamatan/Kabupateb Kebumen, Senin (27/12). "Kuota untuk vaksinasi anak di seluruh wilayah Kebumen ada 121. 000 dosis. Vaksin tersebut sudah disebar dan dilaksanakan di berbagai sekolah. Semoga bisa segera terdistribusikan dengan baik," ujar Arif.

Vaksin Covud-19 untuk anak-anak sangat penting, terlebih anak-anak sudah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka meskipu terbatas. Selain kecepatannya dikebut, jangkauannya juga diperluas dengan mengerahkan vaksinator dari Polres, Kodim, Puskesmas dan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arif menjepaskan bahwa, capaian vaksinasi Covid-19 di wilayahnya saat ini telah mencapai 72%. Untuk vaksinasi anak, akan diberikan dua kali dengan interval pemberian 28 hari. Pelaksanaan tahap pertama dilakukan untuk anak-anak kelas 3, 4 dan 6 SD. Sedangkan murid kelas 1, 2 dan 5 baru mendapatkan imunisasi rutin Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) jadi masih menunggu jeda.

"Jeda atau rentang waktu imunisasi rutin BIAS dengan vaksin Covid-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun adalah 4 minggu. Ini agar hasilnya maksimal.Sehingga belum semua kelas bisa dilakukan vaksinasi," terangnya.

Tak seperti Kabupaten Purworejo yang memilih vaksin jenis Coronavac, Kebumen memakai jenis Sinovac untuk diberikan pada anak usia 6-11 tahun.

Uniknya, para guru di SDN 01 dan 04 Kutosari, menggunakan kostum super hero Batman dan Spiderman untuk memberikan semangat murid-muridnya. Ada pula yang menggunakan kostum badut dengan harapan anak-anak tidak takut divaksin. Pemerintah menyediakan 337 dosis vaksin anak untuk kedua sekolah itu.

Artikel Asli