PAN Gabung Gerbong Kekuasaan, Buah Jabatan Masih Belum Jadi Kenyataan

Nasional | jawapos | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 07:17
PAN Gabung Gerbong Kekuasaan, Buah Jabatan Masih Belum Jadi Kenyataan

JawaPos.com Pada 25 Agustus 2021, Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi bergabung dengan koalisi partai politik pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Bergabungnya PAN ke kabinet pemerintahan ini, ditandai dengan hadirnya partai politik pendukung pemerintah untuk bertemu dan rapat bersama Presiden Jokowi di Istana Negara, pada 25 Agustus 2021.

Rapat tersebut digelar antara Jokowi dengan partai koalisi yang memiliki kursi di Senayan. Kala itu, PAN hadir diwakili Zulkifli Hasan sebagai ketua umum, dan Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno.

Pengumuman PAN masuk ke koalisi partai politik pendukung pemerintah ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate. Kata dia menyebut PAN telah resmi bergabung dengan koalisi pemerintahan.

Sahabat baru kami dalam koalisi (PAN-Red) maka semakin memperkuat dan mempekaya gagasan dan pandangan serta ide-ide baru dalam rangka melanjutkan pemerintahan dan mengisi demokrasi Indonesia, ujar Johnny di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25/8).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ini menuturkan semua ketua umum partai politik pendukung pemerintah menyambut baik bergabungnya PAN ke dalam pemerintahan Jokowi dan Maruf Amin.

Kita berharap setelah PAN bergabung (ke koalisi pemerintah-Red) semakin banyak gagasan yang beragam bagi jalannya pemerintahan, katanya.

Sementara, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku pihaknya sudah mengajukan satu nama ke Presiden Jokowi untuk bisa menjadi menteri.

Menurut Zulkifli, nama yang ia sodorkan ke Presiden Jokowi adalah Ketua Dewan Kehormatan PAN Soetrisno Bachir. Koleganya tersebut dianggap mampu membantu Presiden Jokowi dalam mengelola negara ini.

Sekali lagi ini memang di luar kebiasaan kita tidak menyodorkan. Memang pernah satu pertemuan saya menyampaikan karena ada Dewan Kehormatan PAN namanya Mas Tris (Soetrisno Bachir-Red) itu tim sukses Pak Jokowi, dulu ketua KEIN, ujar Zulkifli dikutip dalam kanal YouTube Karni Ilyas Club, Senin (13/8).

Namun demikian, Wakil Ketua MPR ini menuturkan menyerahkan sepenuhkan kepada Presiden Jokowi mengenai nama Soetrisno Bachir yang sudah ia pernah sodorkan ke kepala negara ini. Dia mengaku PAN menerima apapun jabatan yang diberikan Jokowi.

Kemudian dalam Rakernas PAN juga memutuskan bahwa partai berlogo matahari menyetujui agar bergabung dengan partai politik pendukung Jokowi dan Maruf Amin.

Rakernas menyetujui Partai Amanat Nasional untuk bergabung di barisan partai koalisi pemerintah dalam rangka memberikan kebaikan, dalam rangka membawa kebaikan dan manfaat buat masyarakat, bangsa, dan negara, ujarWakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi, Selasa (31/8).

Seluruh DPW sudah setuju terhadap keputusan Partai Amanat Nasional bergabung dalam barisan partai koalisi pemerintah, tambahnya.

Dengan bergabungnya PAN maka koalisi partai pendukung pemerintah bertambah menjadi 12 partai yaitu, PDIP, Partai Golkar, PPP, Partai Hanura, Partai Nasdem, PKB, PAN, PSI, Pertai Perindo, PKP, Partai Hanura dan PBB.

Namun, hingga di penghujung 2021, Jokowi pun belum memberikan posisi atau jabatan untuk kader PAN. Reshuffle yang beberapa kali diisukan masih jauh dari kenyataan.

Artikel Asli