Balasan Anies Baswedan Soal Serangan Giring Bikin Merinding: Ya Allah... Saya Ini..

Nasional | wartaekonomi | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 06:11
Balasan Anies Baswedan Soal Serangan Giring Bikin Merinding: Ya Allah... Saya Ini..

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tidak habis pikir dengan pihak-pihak yang melontarkan nyinyiran kepada dirinya. Hal ini dikatakan terkait pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha soal masa depan Indonesia akan suram bila dipimpin pembohong dan punya rekam jejak memainkan isu SARA.

Anies menyampaikan hal tersebut dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @Munir_Timur.

Soal negatif thinking, udah kerja setengah mati, udah nonstop, masih juga dinyinyirin. Saya bilang begini kalau soal itu. Ya Allah saya ini siapa sih? Cuma Anies, ucapnya, seperti dilihat, Senin (27/12/2021).

Lanjutnya, ia menegaskan jika dirinya hanyalah manusia biasa.

Apa Anies itu? Anis itu orang biasa, imbuh dia.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan Rasulullah Muhammad SAW yang berakhlak mulia saja selalu diserang oleh berbagai pihak.

Jangankan Anies, Rasulullah SAW yang akhlak mulia, yang uswatun khasanah itu saja dinyinyirin terus, mandi fitnah gak pernah selesai. Terus kita berharap tidak seperti begitu? (yang dialami Rasulullah SAW) Enggak lah. Rileks aja, jelas dia.

Namun demikian, Anies mengaku dirinya tidak pernah mempersoalkan. Dirinya pun menegaskan untuk memilih fokus bekerja sesuai dengan fungsinya, yakni membangun Jakarta.

Jadi saya sering bilang tidak usah khawatir dengan apa yang ditulis di sosmed. Tapi pikirkan apa yang ditulis para sejarawan nanti dan pikirkan apa yang nanti kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah. Itu yang paling penting, tukasnya.

Diketahui, Giring sebelumnya menyinggung sosok yang tidak layak menggantikan Jokowi nanti.

Kemajuan akan terancam jika kelak yang menggantikan Pak Jokowi adalah sosok yang punya rekam jejak menggunakan isu SARA dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam pilkada, kata Giring, dalam sambutannya yang digelar secara virtual, Rabu, 22 Desember 2021.

Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja, sambungnya.

Artikel Asli