Kemenag Gandeng Kak Seto Cegah Kekerasan Seksual Anak

Nasional | sindonews | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 00:08
Kemenag Gandeng Kak Seto Cegah Kekerasan Seksual Anak

JAKARTA - Kementerian Agama ( Kemenag ) sepakat menjalin kerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) dalam rangka pencegahan kekerasan seksual anak, khususnya di lembaga pendidikan keagamaan. Hal itu merupakan hasil pertemuan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dengan Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi di Kantor Kemenag, Jakarta.

"Kami serius ingin menangani kasus kekerasan seksual anak ini. Terutama menindaklanjuti apa yang terjadi di pesantren di Jawa Barat. Saya kira ini fenomena gunung es, dan harus segera diselesaikan," kata Yaqut Cholil Qoumas dalam siaran pers Kemenag, Senin (27/12/2021).

Kata Yaqut, sebagai bentuk keseriusan Kemenag menangani kasus tersebut, ia telah menggandeng sejumlah mitra dan menyusun MoU terkait pencegahan kekerasan seksual. "Selain dengan Kementerian PPPA, kita juga telah membuat MoU dengan KPAI. Dan saya kira, dengan LPAI pun kita perlu membuat MoU agar dapat bersinergi," ujarnya.

Dia mengatakan, pencegahan kekerasan seksual ini tidak hanya ditujukan kepada lembaga pendidikan Islam, melainkan kepada seluruh lembaga keagamaan. "Karena yang namanya predator, tidak terbatas ada di lembaga pendidikan agama apa. Prinsipnya, ini seluruh anak-anak kita harus kita lindungi," tegasnya.

Dia menjelaskan, kasus kekerasan seksual terhadap anak ini harus mendapat perhatian dan gerak cepat dari seluruh pihak, tidak hanya pemerintah. Gerak cepat menjadi kata kunci, mengingat predator anak memiliki banyak cara untuk melakukan kejahatannya.

"Predator-predator ini menunggu. Kita harus segera bergerak cepat untuk melindungi anak-anak kita. Jangan sampai lengah," tuturnya dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Direktur KSKK Madrasah Moh Isom dan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono itu.

Hal senada disampaikan Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi. "Saya sepakat dengan Pak Menag. Kejahatan itu terjadi bukan hanya karena ada kemauan dari pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Kita harus berkerjasama menutup kesempatan-kesempatan itu," ungkap pria yang akrab disapa Kak Seto.

"Kami sangat mengapresiasi sikap Pak Menag yang minta seluruh pelaku kekerasan seksual anak disikat habis. Ini ketegasan yang kita nanti," pungkasnya.

Artikel Asli