Sungai Batanghari Leko Menelan Korban, Bocah SD Ditemukan Tak Bernyawa

Nasional | gatra.com | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 23:56
Sungai Batanghari Leko Menelan Korban, Bocah SD Ditemukan Tak Bernyawa

Sekayu, Gatra.com - Setelah dilakukan evakuasi oleh tim gabungan BPBD Kabupaten Muba, bocah laki-laki bernama Habib (7) warga Dusun 2 Sungai Sialang, Desa Lubuk Buah, Kecamatan Batanghari Leko yang dikabarkan tenggelam di Sungai Batanghari Leko pada Sabtu (25/12)akhirnya ditemukan.

Tubuh pelajar SD kelas 1 tersebut ditemukan tak bernyawa pada radius 10 meter dari lokasi pertama korban tenggelam sekitar pukul 21.43 WIB.

Kejadian bermula saat korban bersama temannya bernama Madon (5) hendak mandi ke sungai tersebut. Lalu, korban menyeburkan diri terlebih dahulu di pingiran sungai dan karena di pingiran sungai tempat korban menyeburkan diri rupanya masih dangkal jadi masih aman saja.

Tak lama kemudian teman korban melihat korban yang memang tidak bisa berenang tengelam. Sayangnya sudah sekitar 20 menit teman korban baru memberitahu warga di sekitar rumah korban.

Kepala BPBD Muba Jhony Martohonang mengatakan, usai pihaknya menerima laporan terkait adanya siswa SD Sungai Sialang kelas 1 yang tenggelam di sungai Batanghari Leko, pihaknya langsung melakukan pencarian dibantu warga.

"Langkah yang diambil yakni melaksanakan pencarian dan penyisiran di sekitar tengelamnya korban bersama masyarakat dengan menggunakan perahu ketek dan alat seadanya ditambah 1unitperahu Fiber," ujarnya.

Pencarian tersebut berbuah hasil meskipun saat itu kondisi sungai dengan mengalami air pasang dan cuaca diguyur hujan.

"Korban langsung dibawa ke rumah duka. Info dari keluarga bahwa korban langsung dimakamkan malam ini (Sabtu) juga," katanya.

Sementara itu, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kapolsek Batang Hari Leko Iptu Rusli SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Suroso membenarkan tim gabungan telah menemukan jasad korban yang tenggelam.

"Saat ini korban berhasil ditemukan dengan keadaan telah meninggal dunia, ucapSuroso.

Ia menyatakan, tim gabungan sebelumnya telah melakukan pencarian jasad korban dengan cara menelusuri sungai.

"Insiden ini murni kecelakaan. Diketahui korban memang tidak bisa berenang. Kita juga sudah bertanya kepada saksi yang dalam hal ini teman korban saat mandi terkait kronologis kejadian sebenarnya," tutupnya.

Artikel Asli