Tahun Depan, Pembangunan Bakauheni Harbour City Tahap I Ditarget Rampung

Nasional | lampung.rilis.id | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 21:35
Tahun Depan, Pembangunan Bakauheni Harbour City Tahap I Ditarget Rampung

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, membahas tindak lanjut percepatan pembangunan Kawasan Terintegrasi Pariwisata Bakauheni Harbour City (BHC) di Mahan Agung, Minggu (26/12/2021).

Seperti diketahui, peletakan batu pertama ( ground breaking ) pembangunan kawasan BHC telah dilaksanakan pada 27 Oktober 2021.

Peletakan batu pertama tersebut menandai tahap dimulainya pembangunan BHC yang diawali pembangunan Masjid BSI, area UMKM, Renovasi Menara Siger, Creative Hub, dan Housing Development & Enterpreneur Center.

Arinal menginginkan percepatan pembangunan kawasan HBC terus dilakukan. Untuk itu, semua pihak terkait dapat kompak dan saling mengisi sehingga setiap tahapan dapat terlaksana dengan baik.

Arinal juga menyampaikan agar dinas terkait bersama ASDP terus bersinergi sehingga percepatan pembangunan BHC dapat dilakukan.

Dalam kesempatan itu, Ira Puspadewi melaporkan beberapa hal terkait perkembangan kawasan HBC. Di antaranya perkembangan pembangunan tahap I, lahan kawasan BHC, dan detail master plan .

Terkait perkembangan Tahap I, Ira menjelaskan ada pembangunan yang dilakukan yaitu pembangunan masjid, renovasi Menara Siger, area UMKM, Creative HUB & Housing development & entrepreneurship Center (HDEC).

Untuk masjid ditargetkan selesai September 2022. Kemudian renovasi Menara Siger dilakukan dua tahap.

Pertama berupa bangunan fisik yang ditargetkan selesai Mei 2022.

Kedua berupa interior bangunan yang ditargetkan selesai Oktober 2022.

Pembangunan area UMKM ditargetkan selesai Mei 2022.

Untuk Creative HUB ditargetkan pada November 2022.

"Sedangkan HDEC ditargetkan pada Juni 2022. Kawasan sifatnya religi, edukasi, dan budaya, " ujar Ira.

Oleh karena itu, Ira meminta dukungan semua tim, karena ada proses administrasi yang harus diselesaikan.

Terkait Krakatau Park yang merupakan area wisata hiburan dan edukasi, ASDP dan JTP telah membahas kerja sama.

Di lokasi ini nantinya akan terdapat Theme Park, Science Zoo, dan Movie star studio.

Lebih dari itu, Dirut ASDP meminta dukungan Arinal berupa kerjasama pemanfaatan Menara Siger, serta kerjasama CSR antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan BNI, Mandiri, dan BTN.

Kemudian Masjid Bakauheni berupa campaign waqaf dari stakeholder terkait, serta perusahaan pengelola kawasan. (*)

Artikel Asli