3 Prajurit TNI Penabrak Sejoli di Nagrek Ditahan di POM AD

Nasional | limapagi.id | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 18:25
3 Prajurit TNI Penabrak Sejoli di Nagrek Ditahan di POM AD

LIMAPAGI - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan, tiga prajuritnya yang terlibat kecelakaan di Nagrek telah ditahan. Kecelakaan itu menewaskan sejoli bernama Handi Saputra (16) dan Salsabila (14).

Ketiga prajurit TNI AD tersebut, yaitu Kolonel Infanteri P yang bertugas di Korem Gorontalo, Kodam Merdeka; Kopral Dua DA dan Kopral Dua Ahmad yang bertugas di Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro.

"Ketiga oknum tersebut pada saat ini telah ditahan di satuan Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD) dan diperiksa," kata Tatang dalam keterangan tertulis, Minggu, 26 Desember 2021.

Tatang memastikan proses hukum 3 prajurit TNI AD itu akan berlangsung secara transparan. Dia menegaskan apabila terbukti ketiganya akan mendapatkan hukuman setimpal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketiga prajurit TNI AD itu menjalani pemeriksaan dan diancam dengan Pasal Pasal 340 KUHP jo 338 KUHP jo 328 KUHP jo 333 KUHP jo 181 KUHP jo 55 KUHP tentang pembunuhan berencana, menghilangkan nyawa orang, penculikan, perampasan kemerdekaan, menghilangkan mayat, penyertaan dalam tindak pidana.

Ketiganya terancam hukuman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara. Termasuk ancaman Pasal 310 UU RI nomor 22 Tahun tentang kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan. "Hukuman tambahan diberikan kepada mereka berupa dipecat dari Dinas Aktif TNI," ujar Tatang.

Seperti diketahui, kecelakaan terjadi di wilayah Nagrek, Kabupaten Bandung, Rabu sore, 8 Desember 2021. Mobil Isuzu Panther menabrak satu unit motor Suzuki Satria yang ditumpangi sejoli.

Dua korban kecelakaan itu dibawa sang penabrak dengan alasan agar cepat mendapat perawatan di rumah sakit. Namun, pihak keluarga yang melakukan pencarian di rumah sakit setempat tak menemukan informasi adanya dua remaja itu.

Kabar keberadaan dua korban kecelakaan itu akhirnya diketahui pada Sabtu, 11 Desember 2021. Dua sejoli itu ditemukan tak bernyawa di Sungai Serayu, Kabupaten Banyumas dan Cilacap.

Didua dua korban kecelakaan tersebut dibuang sang penabrak di lokasi ditemukannya jenazah. Polresta Bandung yang melakukan penyelidikan kasus ini mengungkap kecelakaan di Nagrek berbuntut dibuangnya dua korban oleh 3 prajurit TNI AD.

 

Artikel Asli