Erick Thohir Sayangkan Judicial Review UU Cipta Kerja

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 12:24
Erick Thohir Sayangkan Judicial Review UU Cipta Kerja

JawaPos.com Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir menyayangkan judicial review UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi. Menurut dia, Undang-undang (UU) Cipta Kerja bersifat positif.

Erick menjelaskan, ada dua hal yang penting diusung dalam UU Cipta Kerja. Yakni pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat serta berpihak pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Karena itu, Erick sangat menyayangkan apabila UU Cipta Kerja mengalami judicial review . Dia menilai, UU tersebut mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Jadi sangat sayang kalau Undang-Undang Cipta Kerja yang sudah diluncurkan Bapak Presiden mendapat dukungan banyak pihak, harus di- review lagi, ucap Erick.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa UU Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja adalah inkonstitusional. Sehingga, DPR dan pemerintah harus memperbaikinya dalam waktu dua tahun.

Menteri Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengatakan, pemerintah segera menyiapkan rencana perubahan UU Cipta Kerja sesuai perintah MK.

Mengingat UU ini masuk dalam daftar kumulatif terbuka prolegnas akibat putusan MK, perlu dimasukan di Prolegnas. Tetapi kami mohon supaya itu menjadi agenda prioritas kita awal tahun ini, ujar Yasonna saat rapat kerja di Badan Legislasi (Baleg) DPR, Senin (6/12).

Yasonna mengatakan, pemerintah juga akan melakukan perubahan UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (PPP). Sehingga dia mendorong perubahan UU PPP masuk dalam Prolegnas 2022.

Pemerintah mendorong agar DPR mengajukan RUU perubahan UU Nomor 11 Tahun 2012 untuk dimasukan dalam daftar prioritas Prolegnas 2022, ucap Yasonna.

Artikel Asli