Bandara Juanda Mulai Siapkan Penerbangan Internasional

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 12:11
Bandara Juanda Mulai Siapkan Penerbangan Internasional

JawaPos.com Penerbangan internasional mulai disiapkan pemerintah pusat. Bandar Udara Internasional Juanda turut menyiapkan hal itu. Saat ini, pihak pengelolaan menyiapkan langkah antisipatif untuk kedatangan penumpang luar negeri.

Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Juanda Yuristo Ardhi membenarkan kabar rencana dibukanya kembali penerbangan untuk penumpang internasional tersebut. Hanya saja, belum ada kabar penetapannya.

Ada rencana seperti itu (penerbangan internasional dibuka) tapi belum ada penetapannya, tutur Yuristo Ardhi pada Minggu (26/12).

Dibukanya pintu internasional diakui Yuriato masih menunggu keputusan kementerian perhubungan (kemenhub). Mengingat pembatasan yang saat ini berlaku juga berdasar instruksi pemerintah.

Betul (menunggu intruksi kemenhub) sama seperti kemarin saat pembatasan pintu masuk, ditetapkan melalui SE (Surat Edaran) Kemenhub, jelas Yuristo Ardhi.

Meski demikian, dia memastikan Bandar Udara Internasional Juanda sudah siap bila penerbangan internasional kembali dibuka. Tidak ada perubahan signifikan untuk kedatangan penumpang dari luar negeri.

Prinsipnya dari sisi layanan dan fasilitas bandara siap, sama seperti saat pelayanan repatriasi yang lalu, ucap Yuristo Ardhi.

Berbagai upaya yang tengah disiapkan berkaitan dengan kondisi dan protokol kesehatan penumpang. Pihaknya berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Sehingga mereka dapat melakukan monitoring perkembangan penyebaran Covid-19 di penumpang.

Sampai saat ini Juanda belum dibuka sebagai entry penerbangan internasional, tapi kami selalu koordinasi dengan KKP untuk memonitor perkembangan situasi terkini seperti apa, jelas Yuristo Ardhi.

Selain itu, pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan, menyediakan pos fasilitas tes polymerase chain reaction (PCR) dan antigen, serta pelayanan vaksinasi Covid-19.

Sudah ada langkah antisipatif berupa pelaksanaan implementasi protokol kesehatan, penyediaan sentra vaksin untuk penumpang, penyediaan fasilitas tes kesehatan PCR dan antigen, ujar Yuristo Ardhi.

Artikel Asli