Mutasi Polri, Eks Komandan Upacara HUT RI di Istana Jabat Kabagops Densus 88

Nasional | sindonews | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 05:34
Mutasi Polri, Eks Komandan Upacara HUT RI di Istana Jabat Kabagops Densus 88

JAKARTA - Masih ingat Kombes Pol Christ Reinhard Pusung? Lulusan Akademi Kepolisian 1997 ini jadi buah bibir saat dipercaya memimpin upacara Penurunan Bendera HUT ke-75 RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2020 silam.

Lama tak terdengar kabarnya, perwira Kawanua ini ternyata mendapatkan tugas baru dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Pusung yang saat ini menjabat Kepala Satuan Tugas Wilayah Aceh Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri akan ditarik ke pusat.

"Kombes Pol Christ Reinhard Pusung, Kasatgaswil Aceh Densus 88 AT Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagops Densus 88 AT Polri," bunyi salinan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2585/XII/KEP./2021 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri, dikutip Sabtu (25/12/2021).

Telegram tertanggal 21 Desember 2021 tersebut ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Wahyu Widada. Secara keseluruhan terdapat 60 perwira yang masuk dalam daftar mutasi/promosi jabatan tersebut.

Christ Pusung lahir di Manado 21 Desember 1975. Berbagai jabatan pernah diembannya, antara lain Kapolres Minahasa. Ketika dinominasikan sebagai komandan upacara, Pusung mesti melalui seleksi ketat.

Dia semula berjuang bersama 19 rekannya sesama perwira Polri yang memenuhi syarat. Dari seleksi, kandidat dikerucutkan menjadi enam orang. Lantas selanjutnya menyusut lagi jadi dua orang.

Dari situ dia ikut seleksi tingkat pusat bersama dengan kandidat komandan upacara (danup) dari tiga matra di TNI. Setelah melalui berbagai proses panjang, Pusung ditetapkan sebagai danup penurunan bendera.

Pusung mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas kepercayaan tersebut. Dia mengingat sekitar 25 tahun silam dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Utara dan bertugas menjadi pembentang bendera pada Upacara 17 Agustus 1992 di Stadion Klabat, Manado. Tak dinyana, dia mendapat kehormatan memimpin upacara sakral itu di Istana.

"Indonesia memberikan kesempatan kepada semua anak bangsa tanpa memandang latar belakang suku dan agama untuk berkarya serta mengukir prestasi.Kami hanya punya semangat, kerja keras, serta harapan Indonesia milik kita semua.," ujarnya di akun Instagram, belum lama ini.

Artikel Asli