Giring PSI Dapat Peringatan Keras Setelah Serang Anies Baswedan: Jangan Terlalu Banyak….

Nasional | wartaekonomi | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 02:28
Giring PSI Dapat Peringatan Keras Setelah Serang Anies Baswedan: Jangan Terlalu Banyak….

Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha di Hari Ulang Tahun (HUT) PSI ke-7 mendapat sorotan dari banyak pihak.

Pasalnya, Giring menyebut bahwa Indonesia akan suram bila dipimpin seorang pembohong yang pernah dipecat oleh Presiden Jokowi.

Salah satu yang menyorot pernyataan Giring tersebut adalah Ronny Bara Pratama, Ketua DPD I KNPI DKI Jakarta.

Ronny mengaku heran dengan pernyataan Giring. Ia tak memahami arah dan apa yang ingin diraih oleh Giring selaku Plt.

Atas pernyataan Ketua Umum PSI, menurutnya di zaman pemulihan dari pandemi seperti sekarang, para tokoh-tokoh parpol sebaiknya jangan terlalu banyak bermanuver dan membuat pernyataan-pernyataan yang bombastis.

Di zaman seperti sekarang, para tokoh politik seharusnya jangan terlalu banyak melakukan manuver. Ada baiknya tenaga yang kita punya kita fokuskan untuk saling bahu-membahu keluar wabah pandemi dan untuk pemulihan ekonomi, jelas Ronny, Sabtu (25/12/2021).

Saya kira Bapak Gubernur sangat berbeda jauh dengan apa yang dikatakan oleh Giring. Malah menurut saya, kita harus banyak berterima kepada beliau. Sebab beliau telah membawa perubahan yang cukup pesat bagi DKI Jakarta, tambahnya.

Di antara penghargaan yang telah didapat oleh DKI Jakarta selama masa kepemimpinan Anies Baswedan ialah penghargaan Sustainable Transport Award yang diberikan Institute for Transportation Development Policy (ITDP), Harmony Award 2020 dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Innovative Government Award (IGA) 2020 dari Kementerian Dalam Negeri dan Indonesia, Government Procurement Award 2020 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia

Oleh karena itu, terang Ketua DPD I KNPI DKI Jakarta tersebut, kita harus berlaku adil dan proporsional dalam menilai dan menyikapi sesuatu.

Kita harus adil. Yang baik yaa diapresiasi. Yang buruk ya silahkan dikritik. Namun dengan kritik yang membangun. Jangan sampai kesannya kita terlalu membabi buta dalam membidik seseorang, tegas Ronny.

Artikel Asli