Loading...
Loading…
Misa Natal Tatap Muka, Jemaat Dibatasi 30 Persen

Misa Natal Tatap Muka, Jemaat Dibatasi 30 Persen

Nasional | radarjogja | Jumat, 24 Desember 2021 - 12:37

RADAR JOGJA Perayaan Ekaristi Natal 2021 di Gereja Santo Antonius Kotabaru berlangsung secara daring dan luring. Terbagi menjadi enam misa peribadahan sejak Jumat sore (24/12) hingga Sabtu (25/12). Gereja dengan kapasitas maksimal 1.600 jemaat ini hanya akan diisi oleh 425 jemaat.

Ketua Satgas Paroki Kotabaru Romo Thomas Septi Widhiyudana memastikan peribadahan berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat. Pembatasan jemaat, lanjutnya, sebagai implementasi kebijakan. Walau begitu jemaat yang tidak bisa datang bisa mengikuti misa secara daring.

Kapasitas normal 1.500 sampai 1.600 jemaat sebelum pandemi. Untuk yang ke gereja kami batasi maksimal 420-an jemaat, sekitar 30 persen. Misa dibagi tiga kali, nanti (24/12) jam 17.00 WIB, 19.00 WIB dan 21.00 WIB. Kalau besok (25/12) jam 07.00 WIB, 09.00 WIB dan 17.00 WIB, jelasnya ditemui di Gereja Antonius Kotabaru, Jumat (24/12).

Untuk misa gereja, jemaat terkebih dahulu melakukan pendaftaran melalui situs Gereka Santo Antonius Kotabaru. Tujuannya untuk mendapatkan nomor kursi. Selain itu juga sebagai upaya pembatasan jemaat yang akan beribadah di Gereja Antonius Kotabaru.

Sementara untuk misa online melalui akun YouTube milik Gereja Antonius Kotabaru. Waktu pelaksanaanya sesuai dengan jadwal misa gereja. Jemaat bisa mengikuti jadwal misa sesuai dengan keinginannya masing-masing.

Untuk yang di gereja wajib menujukan barcode pendaftaran. Lalu scan QR Code Peduli Lindungi juga. Kalau tidak punya aplikasi bisa tunjukan kartu vaksin, katanya.

Terkait tema Natal 2021, Vikaris Parokial Gereja Santo Antonius Kotabaru ini menjelaskan secara detil. Perayaan Natal tahun ini mengangkat tema Bersama Kristus, Harapan dan Persaudaraan. Merupakan respon atas kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

Romo Thomas mengajak jemaatnya untuk selalu berpikir positif dan optimis. Bahwa pandemi Covid-19 akan cepat berlalu. Tentunya juga tetap menjalan aktivitas keseharian dengan patuh protokol kesehatan.

Dengan bersama Tuhan, kita punya harapan dan bisa membuat hadir hingga saat ini. Kalau ingin pandemi berakhir, maka 3 hal itu haru dibawa dan punya sebagai langkah kedepannya, ujarnya.

Perayaan Ekaristi Natal tahun ini hadir dengan konsep yang lebih meriah. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang bersamaan dengan pandemi Covid-19. Pengurus Gereja Santo Antonius Kotabaru menghiasi ruang sisi dalam dengan janur kuning.

Pemilihan janur kuning juga wujud kedakatan dengan alam. Memanfaatkan daun kelapa untuk menjadi hiasan di seantero gereja. Selain itu juga melambangkan agar manusia selalu bersahabat dengan alam.

Gereja ini memiliki komitmen ajak semua umat lebih cinta kepada alam. Pandemi juga ajarkan untuk berdamai, bersahabat dengan alam. Wujudkan dengan hiasan ini jadi sebuah ikatan dan harapan, katanya. (dwi)

Original Source

Topik Menarik