Loading...
Loading…
Dua Stasiun Daop 6 Beri Layanan PCR

Dua Stasiun Daop 6 Beri Layanan PCR

Nasional | radarjogja | Jumat, 24 Desember 2021 - 12:20

RADAR JOGJA Momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) selalu berdampak terhadap tren peningkatan penumpang, khususnya melalui moda transportasi kereta api (KA). Terlebih masih situasi pandemi Covid-19, PT KAI Daop 6 Jogja tetap operasikan KA jarak jauh sesuai protokol kesehatan (prokes). Ada tambahan aturan syarat perjalanan penumpang KA selama periode 24 Desember hingga 2 Januari.

Manager Humas PT KAI Daop 6 Jogja Supriyanto menjelaskan, selama angkutan Nataru 2021-2022 memang ada beberapa hal perubahan signifikan, khususnya pada periode itu. Yaitu terkait syarat perjalanan mengacu pada SE Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 112 Tahun 2021. Ada tambahan syarat penumpang KA jarak jauh, katanya di sela silaturahmi dengan awak media di Ruang Anggrek Lounge, Stasiun Jogja, kemarin (23/12).

Supriyanto menjelaskan, untuk syarat perjalanan kereta api selama masa Nataru, penumpang KA jarak jauh dengan usia 17 tahun ke atas diharuskan telah vaksin dosis kedua dan menunjukkan hasil negatif PCR/Swab 324 jam atau hasil negatif rapid test antigen 124 jam. Sementara untuk penumpang usia di bawah 12 tahun harus menunjukkan hasil negatif PCR/Swab 324 jam dan didampingi orang tua.

Jadi rapid test antigen tidak berlaku untuk anak di bawah usia 12 tahun ini. Ini program yang signifikan berubah, yang lain-lain masih sama, ujarnya.

Sedangkan untuk penumpang usia 12-17 tahun, sudah divaksin minimal dosis pertama. Jika belum dapat vaksinasi karena alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin. Serta menunjukkan hasil negatif test PCR /Swab masa berlaku 324 jam atau rapid test antigen 124 jam. Kalau untuk usia di atas 17 tahun, vaksin belum lengkap dosis dua maupun dikarenakan alasan medis, maka tidak dapat melakukan perjalanan, jelasnya.

Tidak serta merta PT KAI wilayah Daop 6 juga menyediakan fasilitas bagi penumpang KA jarak jauh, agar dapat layanan PCR/Swab dengan harga lebih rendah daripada di laboratoriun yang lain. Pelayanan rapid test PCR/Swab sudah bisa dilayani di Stasiun Jogja dan Solo Balapan mulai kemarin.

Sementara untuk Stasiun Lempuyangan, pelayanan yang sama akan dimulai 25 Desember. Nah untuk antisipasi syarat anak 12 tahun ke bawah wajib PCR, kami berhasil kerjasama dengan laboratorium dengan harga Rp195 ribu berlaku 324 jam. Karena kalau di luar masih cukup mahal, terangnya.

Adapun hasil rapid test PCR maksimal bisa keluar dalam waktu 124 jam. Kendati begitu, diimbau penumpang agar melakukan proses PCR minimal satu atau dua hari sebelum keberangkatan. Demikian pula adanya aturan SE Kemenhub 112/2021, sampai hari ini dikatakan belum ada pembatalan reservasi tiket. Hanya dimungkinkan masyarakat masih menunggu keinginan untuk berangkat tidaknya atau justru ada aturan baru atau tidaknya dari pemerintah.

Karena kan pengalaman tahun lalu, tahu-tahu ada aturan baru yang diterapkan sehingga banyak yang dibatalkan. Jadi, ya mungkin masyarakat masih menunggu atau mungkin mau mengambil waktu yang mepet untuk beli tiket, tambahnya.

Sejauh ini untuk layanan rapid test antigen juga masih tetap disediakan dengan harga Rp 45 ribu di sejumlah stasiun wilayah Daop 6. Begitu pula layanan vaksinasi Covid-19 masih tetap bisa diakses.

Menurutnya, peningkatan volume penumpang KA jarak jauh ini sudah mulai terjadi sejak 17-23 Desember. Bahkan diklaim sudah mendekati normal yaitu mencapai 13 ribu penumpang yang naik dari stasiun wilayah Daop 6. Begitu muncul SE dari Kemenhub, baru sekitar 3 ribuan penumpang yang sudah melakukan booked tiket untuk KA jarak jauh keberangkatan 24 Desember. Dan tertinggi pada 26 Desember sekitar 4.300 penumpang, sejak kemarin siang. (wia/laz)

Original Source

Topik Menarik