Dampak Kekurangan Vitamin D pada Mood Seseorang

Nasional | republika | Published at Senin, 06 Desember 2021 - 05:15
Dampak Kekurangan Vitamin D pada Mood Seseorang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D dapat menimbulkan beberapa gejala dalam suasana hati atau mood seseorang. Mulai dari kecemasan hingga depresi. Bahkan ada penelitian yang meneliti hubungan vitamin D dengan gangguan afektif musiman (SAD), skizofrenia, dan depresi.

Dilansir di Express.co.uk, sekitar 20 persen orang dewasa mungkin memiliki vitamin D yang rendah. Umumnya mereka merasakan gejalanya seperti nyeri dan kelemahan otot, nyeri kronis yang meluas atau nyeri tulang di punggung bagian bawah, panggul dan kaki.

Kekurangan vitamin juga dapat melemahkan pertahanan kekebalan tubuh, dan jika tingkat kebutuhan vitamin D rendah dan dibiarkan tidak diobati, maka juga dapat menimbulkan ketidaknyamanan.

Pada April 2020, National Health Service (NHS) mengeluarkan pernyataan, berdasarkan rekomendasi dari Public Health England (PHE), bahwa setiap orang harus mempertimbangkan untuk mengonsumsi 10 mikrogram per hari vitamin D sebagai suplemen untuk menjaga kesehatan tulang dan otot. Anjuran tersebut disarankan, di tengah pemberlakukan karantina dan lockdown.

Meskipun demikian, NHS mengatakan, pada bulan-bulan musim panas, mayoritas penduduk akan mendapatkan cukup vitamin D melalui paparan sinar matahari dan diet yang sehat dan seimbang. Sementara antara Oktober dan awal Maret, vitamin D tidak akan cukup dihasilkan oleh sinar matahari, sehingga diperlukan vitamin D dari makanan.

National Institute Health (NIH) mengatakan, vitamin D bisa didapatkan secara alami melalui beberapa makanan. "Daging ikan berlemak seperti trout, salmon, tuna, dan makerel serta minyak hati ikan adalah salah satu sumber terbaik," kata dia.

Selain itu, jamur menyediakan vitamin D2 dalam jumlah yang bervariasi yang jadi pilihan baik bagi seorang vegan.

Artikel Asli