Napi Rutan Gresik Melahirkan, Lantas Siapa Bapaknya?

Nasional | jawapos | Published at Sabtu, 27 November 2021 - 05:45
Napi Rutan Gresik Melahirkan, Lantas Siapa Bapaknya?

JawaPos.com- Seorang narapidana (napi) atau warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II-B Gresik, Kamis (25/11) malam dilaporkan telah melahirkan bayi laki-laki. Dia adalah PH alias Putri Hardiyanti, 23, narapidana kasus narkoba.

Lantas siapa bapaknya? Demikian rasan-rasan sejumlah warganet. Maklum, PH sedang berada di dalam tahanan. Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos, suami dari PH adalah Rifqi Robethoh Akbar. Pemuda 19 tahun itu juga sama-sama hidup di Rutan Gresik dalam kasus yang sama dengan PH.

Kedua pasangan tersebut dibekuk Polsek Bungah pada awal April 2021 lalu. PH berasal dari Kecamatan Panceng. Sedangkan Rifqi berasal dari Kecamatan Ujungpangkah. Keduanya dibekuk di depan sebuah minimarket di Desa Bungah. Ketika itu, mereka sedang berada di atas motor seperti sedang menunggu seseorang.

Ketika digeledah, polisi mendapati bekas bungkus rokok merah di saku celana Rifqi. Di dalamnya terdapat satu plastik klip besar berisi sabu-sabu siap edar dengan berat timbang masing-masing 1 gram dan 0,14 gram. Tanpa perlawanan sepasang kekasih ini pun digelandang ke Mapolsek Bungah.

Petugas juga mengamankan satu unit motor W 2021 DD serta dua HP sebagai barang bukti. Informasinya, barang haram tersebut didapat pelaku dari seseorang dengan sistem ranjau di Jalan Raya Bungah-Sidayu. Saat itu, petugas kaget ada gadis muda dari desa, namun sudah terjerumus kasus narkoba.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik pada September 2021, jaksa menuntut keduanya dengan hukuman berbeda. PH dituntut hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 3 bulan kurungan. Adapun Rifqi dituntut 6,5 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 3 bulan kurungan. Namun, oleh hakim keduanya divonis 6 tahun penjara subsider 2 bulan kurungan.

Sebelumnya, Kepala Rutan Gresik Aris Sukariyadi menyampaikan, PH melahirkan bayi laki-laki. Persalinan itu berlangsung pada Kamis (25/11) malam. PH sudah menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan sejak Rabu (24/11) malam. Pada pukul 23.00 WIB, PH mengalami kontraksi.

Perawat Rutan Gresik yang sedang piket melakukan observasi untuk memastikan tanda-tanda mau melahirkan. Sepuluh menit kemudian, PH dirujuk ke IGD RS Ibnu Sina karena sudah mengalami pembukaan pertama, ungkap Aris, Jumat (26/11).

Selama proses melahirkan, perempuan yang masuk ke Rutan Gresik sejak Juli 2021 itu didampingi seorang petugas rutan bernama Agung Setyo Darminto. Agung kemudian mengumandangkan azan dan iqomah di kedua telinga bayi.

PH memang pesan agar bayinya bisa disambut dengan cara Islam, sehingga petugas kami juga sudah mempersiapkan diri, lanjut Aris.

Aris menambahkan, sejak Oktober lalu terdapat dua ibu hamil dengan usia kandungan sudah mencapai 8 bulan. Pihak rutan telah memberikan perhatian lebih kepada warga binaan yang memang dalam kondisi hamil. Berbagai pelayanan seperti senam ibu hamil, cek kondisi kehamilan dengan USG, pemberian vaksin hingga multivitamin serta susu bagi warga binaan yang sedang hamil telah diberikan pihak rutan.

Semua dilakukan agar janin di dalam kandungan tetap sehat dan tanpa ada gangguan dalam perkembangannya, ujar Aris.

Artikel Asli