Gelar ODICOFF, Kementan Jajaki Kerja Sama Pengembangan Bawang Bombai RI-Belanda

Nasional | rm.id | Published at Jumat, 26 November 2021 - 15:01
Gelar ODICOFF, Kementan Jajaki Kerja Sama Pengembangan Bawang Bombai RI-Belanda

Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kunjungan ke berbagai negara dalam rangka mendorong ekspor produk pertanian.

Gelaran kunjungan yang bertajuk One Day with Indonesian Coffee, Fruits, and Floriculture (ODICOFF) ini, diharapkan mampu mendorong ekspor dan pengenalan produk pertanian secara global, sesuai dengan program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) yang digaungkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto yang menjadi ketua rombongan delegasi Indonesia ODICOFF untuk Belanda dan Serbia, turut melakukan kunjungan ke pelaku usaha bawang bombai di negara Belanda.

Kunjungan ini dilakukan guna melihat langsung proses produksi sekaligus verifikasi. Apakah bawang bombai yang diproduksi di Belanda sudah sesuai standar yang kita persyaratkan, ujar Anton, sapaan akrabnya.

Anton mengatakan, kebutuhan bawang bombai dalam negeri cenderung meningkat setiap tahun. Penggunaan bawang bombai semakin meluas tak hanya untuk industri, hotel, restoran dan katering, namun juga banyak dikonsumsi rumah tangga.

Menurutnya, nilai impor bawang ini mencapai lebih dari Rp 1 triliun per tahun atau setara volume lebih dari 120 ribu ton per tahun.Impor terbanyak dari Belanda, New Zealand, India, China dan USA.

Jika bawang bombai bisa dikembangkan di dalam negeri setidaknya bisa menghemat devisa dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, tegasnya.

Dengan melihat secara langsung, diharapkan mampu menjalin kerja sama budi daya bawang bombai di dalam negeri. Panen bawang bombai di Kulonprogo dan Majalengka akhir 2020 membuktikan bahwa Indonesia mampu melakukan budidaya bawang bombai.

Kami berharap, dengan dilakukan kunjungan lapangan di Wiskerke Onions ini, dapat menjalin kerja sama kemitraan dan menjadi kabar baik bagi petani bawang bombai di dalam negeri. Untuk saat ini kami fokus terhadap benih bawang bombai, jelaanya.

Seperti diketahui, benih bawang bombai yang berhasil ditanam di Indonesia berasal dari Belanda.

Kami akan menjajaki dengan pelaku usaha perbenihan bawang bombai yang ada di Belanda, untuk mendukung pengembangan bawang bombai di Indonesia," pungkas Anton. [ KAL ]

Artikel Asli