Latih Fisik Anggotanya, Kelompok Teroris JI Alirkan Dana ke Perguruan Bela Diri

Nasional | limapagi.id | Published at Jumat, 26 November 2021 - 14:29
Latih Fisik Anggotanya, Kelompok Teroris JI Alirkan Dana ke Perguruan Bela Diri

LIMAPAGI - Kepala Bagian Bantuan Operasi Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-teror Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Aswin Siregar menemukan fakta baru terkait kelompok terorisme Jamaah Islamiyah (JI). Salah satunya aliran dana ke sebuah perguruan atau lembaga bela diri.

"Densus juga menemukan adanya aliran dana ke kelompok yang disebut sasana," kata Aswin dalam keterangannya, Jumat, 26 November 2021.

Lembaga bernama Sasana tersebut sengaja dibentuk kelompok teror JI untuk melatih fisik hingga bela diri para anggotanya. Di sana, anggota akan dibekali kemampuan untuk bertarung.

"Ditemukan kegiatan pelatuhan fisik, bela diri, dan itu semua merupakan bagian mereka dalam meningkatkan kemampuan untuk melawan petugas," tuturnya.

Tapi, yang menjadi permasalahan, menurutnya perguruan bela diri itu sulit dibedakan dengan lembaga pelatihan lain yang ada di tengah masyarakat.

"Bentuknya sama seperti kelompok bela diri biasa, kan susah kita bedakan dengan perguruan bela diri atau pencak silat yang ada di tengah masyarakat itu," ucapnya.

Menurut dia sistem pendanaan kelompok teroris JI lebih rapih dibandingkan dengan kelompok teror lainnya.

Maka dari itu, untuk mendalami aliran dana kelompok teroris JI ini Densus Antiteror 88 membutuhkan waktu lebih lama .

"Organisasi ini akan terus ada, karena pendanaanya mengalir, kemudian ada rekrutmen juga yang membuat banyak orang baru bergabung dengan mereka. Orangnya, aktivitasnya, serta aset yang dimiliki harus dihentikan," ucapnya.

Teranyar, Tim Densus 88 Anti-Teror Polri meringkus Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Ustaz Farid Ahmad Okbah.

Ia diduga terlibat dalam kelompok teroris JI sebagai tim sepuh atau dewan syuro JI serta anggota dewan syariah LAZ BM Abdurrahman Bin Auf.

Selain menangkap Ustaz Farid, tim Densus 88 juga menangkap anggota Komisi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain An-Najah dan Ustaz Anung Al Hamat (AA).

Artikel Asli