Perintahkan Teror hingga Galang Dana, Otak Kelompok Teroris JI Diburu Densus 88

Nasional | limapagi.id | Published at Jumat, 26 November 2021 - 12:40
Perintahkan Teror hingga Galang Dana, Otak Kelompok Teroris JI Diburu Densus 88

LIMAPAGI - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-teror Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah fokus memburu otak kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Aswin Siregar mengatakan otak kelompok teroris JI itu diburu lantaran telah memberi perintah kepada anggotanya untuk melakukan aksi teror, termasuk menggalang dana untuk organisasinya.

"Sudah jauh dari yang kemarin tangannya berlumuran darah, yang bagian meledak atau menyerang. Sekarang kami naik ke bagian atas yakni otaknya, juga untuk mengulik strategi pendanaan dan sebagainya," ujar Aswin dalam keterangannya, Jumat, 26 November 2021.

Ia menerangkan saat ini Densus 99 Anti-teror Polri sedang berupaya mengikis dan melemahkan pergerakan kelompok JI.

Meskipun butuh waktu sedikit lama, pihaknya tetap berusaha membongkar jaringan kelompok JI yang kini terus mengembangkan organisasinya tersebut.

Salah satunya, kerap melakukan kegiatan pendanaan resmi baik di sektor pendidikan hingga bantuan untuk negara Suriah.

"Sehingga tidak kelihatan (untuk pendanaan terorisme), padahal itu merupakan bagian dari strategi mereka untuk meraih simpati masyarakat," tuturnya.

Ia berharap masyarakat bisa memahami langkah yang dilakukan Densus Anti-teror 88 itu. Pasalnya, penangkapan terhadap Ustaz Farid Okbah Cs bukan upaya pihaknya mengkriminalisasi ulama.

Melainkan, hasil jerih payah pengembangan sehingga dilakukan penangkapan sesuai dengan bukti yang cukup.

"Tidak ada tindakan kami yang tidak sesuai dengan bukti-bukti yang cukup," ucapnya.

Tim Densus 88 Antiteror Polri sejauh ini telah mengamankan 14 orang dari anggota Lembaga Amil Zakat Badan Mal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA) yang diduga terlibat dalam pendanaan aksi teror kelompok JI.

LAZ BM ABA sendiri merupakan lembaga yang dibangun kelompok JI untuk mengumpulkan dana operasional aksi teror dan diketuai oleh tersangka berinisial FS.

FS merupakan sosok yang meminta petunjuk kepada terduga teroris Ustaz Farid Okbah dan Ahmad Zain An-Najah yang sudah diamankan Tim Densus Antiteror 88 beberapa hari lalu.

Ketua BM ABA yang ditangkap (FS) tadi itu dalam strukturnya minta petunjuk dan laporan kepada FAO dan ZA. Meminta petunjuk bagaimana dan apalagi yang harus dilakukan selanjutnya, ujar Aswin di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 25 November 2021.

Selama aksi penggalangan dana yang dilakukan tersebut, dalam kurun waktu setahun LAZ BM ABA diketahui berhasil mengumpulkan dana hingga Rp15 miliar.

Artikel Asli