Hampir 2 Juta Warga Kabupaten Tangerang Sudah Divaksinasi

Nasional | republika | Published at Jumat, 26 November 2021 - 13:29
Hampir 2 Juta Warga Kabupaten Tangerang Sudah Divaksinasi

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG Pemerintah Kabupaten Tangerang mencatat realisasi vaksinasi dosis satu Covid-19 di Kabupaten Tangerang mencapai hingga 1,9 juta jiwa. Dengan demikian, masih ada sebanyak 600 ribu jiwa yang perlu divaksin untuk mencapai target kekebalan kelompok atau herd immunity sebanyak 2,5 juta jiwa.

Hampir 2 juta penduduk Kabupaten Tangerang sudah mendapatkan vaksin, yaitu sekitar 79,2 persen, ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam keterangannya, dikutip Jumat (26/11).

Zaki menuturkan, pada November 2021 ini ditargetkan realisasi vaksinasi Covid-19 di wilayahnya genap di angka 2 juta jiwa. Dia memastikan kegiatan vaksinasi terus digencarkan bagi semua kalangan untuk dapat mencapai target yang ditetapkan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, per 25 November 2021, capaian vaksinasi dosis satu di Kabupaten Tangerang tercatat melampaui angka 100 persen pada beberapa kalangan.

Perinciannya, vaksinasi dosis satu pada kalangan tenaga kesehatan/nakes capai 170 persen, petugas publik (114 persen), dan lanjut usia/ lansia (111 persen). Kemudian kalangan remaja (95,5 persen), serta masyarakat umum dan rentan (63,6 persen).

Sementara itu untuk capaian vaksinasi dosis dua secara keseluruhan baru mencapai hingga 53 persen atau sebanyak lebih dari 1,3 juta jiwa dari target. Perinciannya, realisasi pada kalangan nakes (162 persen), petugas publik (122 persen), lansia (35 persen), masyarakat umum dan rentan (44 persen), serta remaja (76 persen).

Meski capaian vaksinasi terus mengalami peningkatan sebagai upaya untuk menekan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang, Zaki meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Terlebih Kabupaten Tangerang saat ini berada pada PPKM level 1, sehingga diharapkan tidak jemawa dan tidak abai.

Saya mengimbau kepada masyarakat walaupun sudah ada di level 1 (PPKM) protokol kesehatan harus kita lakukan secara disiplin dan tertib, tutupnya.

Artikel Asli