Senang Berinteraksi dengan Anak-Anak, Ngajar usai Bertugas

Nasional | radarjogja | Published at Jumat, 26 November 2021 - 12:30
Senang Berinteraksi dengan Anak-Anak, Ngajar usai Bertugas

RADAR JOGJA Kesibukan sebagai polwan tak mengurungkan niat Agatha Dian Listyani berbagi ilmu. Aktivitas yang dilakukannya sejak bangku sekolah tersebut kini malah dinanti anak-anak. Apalgi selama proses pembelajaran jarak jauh.

Tugas seorang polisi sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat sepertinya benar-benar ditunjukan oleh Agatha Dian Listyani,24. Pasalnya, selain berprofesi sebagai polisi wanita (polwan) di Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kulonprogo, perempuan itu juga menjadi guru les bagi anak-anak di wilayah terpencil Bumi Menoreh. Kegiatan itu, ia lakukan di sela-sela kesibukannya sebagai polisi yang bertugas di bagian pelayanan SIM.

Selama masa pembelajaran daring karena situasi pandemi Covid-19, sebagian pelajar di Kulonprogo kesulitan mendapat materi pelajaran. Hal itu pula yang menjadi dasar bagi perempuan 24 tahun itu untuk nyambi sebagai guru les bagi anak-anak di pelosok Kulonprogo, disela kesibukannya sebagai seorang polisi.

Agatha menceritakan, sebelum menjadi seorang polisi sejak 2018 lalu, ia memang sudah aktif dengan berbagai kegiatan mengajar anak-anak di sekitar tempat tinggalnya Yakni dengan menggelar les gratis serta menjadi guru sekolah minggu di gereja di Kapanewon Sentolo. Setelah bertugas sebagai polisi di satuan lantas pun, ia juga aktif dengan berbagai kegiatan sosialisasi ketertiban lalu lintas di berbagai sekolah.

Namun karena situasi pandemi Covid-19, kegiatan sosialisasi yang dilakukan Agatha kemudian berkurang. Bahkan sempat terhenti karena ada larangan sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Tetapi dalam setahun terakhir ini, ia kembali aktif mengajar atau les gratis bagi anak-anak di pelosok Kulonprogo yang kesulitan mengakses pembelajaran daring karena permasalahan sinyal. Agatha sendiri fokus mengajar anak-anak di Dusun Pereng, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih.Saya aktif memberikan les gratis bagi anak-anak ini karena ajakan salah satu kakak kelas saya sewaktu sekolah. Saya tertarik dengan kegiatan ini karena rindu mengajar, ujar Agatha, Selasa (23/11).

Perempuan kelahiran Kulonprogo itu menyatakan, dalam kegiatan les gratis itu ia banyak memberikan materi kepada anak-anak sekolah dasar dengan jenjang kelas 1 hingga 6. Selain memberikan materi pelajaran, Agatha juga membuka konsultasi bagi para orang tua siswa terkait kesulitan pembelajaran daring.

Agatha pun mengaku senang dengan kegiatan les gratis itu, karena menurutnya berinteraksi dengan anak-anak adalah hal yang menyenangkan. Sehingga ia melakukannya dengan suka rela dan tak pernah merasa keberatan meski di tengah kesibukannya sebagai seorang polisi.Untuk kegiatan les gratis ini saya mengajar seminggu sekali, biasanya saya lakukan seusai pulang kerja, terangnya.

Sebagaimana diketahui, selama pembelajaran daring ini sebagian wilayah di Kulonprogo merupakan daerah blank spot atau susah sinyal. Banyak pelajar khususnya di wilayah Perbukitan Menoreh kesulitan belajar dengan menggunakan metode daring. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo Arif Prastowo menyampaikan, luasan wilayah blank spot sendiri bahkan mencapai 50 persen luasan kabupaten. Beberapa wilayah di Kulonprogo memang ada sebagian yang minim fasilitas internet, ungkap Arif. (inu/pra)

Artikel Asli