Anggaran Terbatas, Pemkot Malang Tidak Tambah Titik Wifi Gratis Lagi

Nasional | jatimtimes.com | Published at Jumat, 26 November 2021 - 11:32
Anggaran Terbatas, Pemkot Malang Tidak Tambah Titik Wifi Gratis Lagi

JATIMTIMES - Kebutuhan jaringan wifi bagi masyarakat Kota Malang memang dinilai cukup tinggi. Hanya saja, penambahan fasilitas wifi gratis untuk saat ini tampaknya belum bisa dilakukan.

Meski, fasilitasi wifi gratis di tiap-tiap wilayah Kota Malang memang menjadi salah satu upaya menyongsong smart city. Namun, adanya keterbatasan anggaran hingga 2022 mendatang menjadikan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang urung berani menambah fasilitas tersebut.

"Saat ini kita masih menyelaraskan dengan kapasitas ketersediaan anggaran. Untuk saat ini anggaran memang belum cukup," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, M Nur Widianto.

Diakuinya, banyak dari perangkat wilayah yang memohon permintaan penambahan jaringan wifi. Hanya saja, untuk saat ini, pihaknya baru bisa memberikan peningkatan kapasitas jaringan wifi yang sudah ada.

Tak hanya itu, permintaan pemasangan jaringan wifi gratis juga diminta beberapa kelompok organisasi masyarakat. Karenanya, pihaknya akan mengupayakan tambahan anggaran agar pemasangan wifi bisa dianggarkan di periode selanjutnya.

"Kita akan lakukan inventarisir terkait kebutuhannya dan kapasitas anggaran kita. Akan kita upayakan bisa tambah lagi tahun depan atau tahun anggaran berikutnya, terangnya.

Untuk diketahui, Kota Malang sudah memberikan fasilitasi 551 titik jaringan wifi gratis yang terpasang di balai-balai RW. Selain itu, di seluruh taman-taman publik Kota Malang juga telah dilengkapi dengan jaringan wifi.

Saat ini, dari 551 titik wifi gratis tersebut, masing-masing berkapasitas atau memiliki kekuatan jaringan wifi/bandwith wifi rata-rata 50 mbps (megabyte per seconds). Kapasitas ini pun belum bisa ditambah lebih. Sementara ini, kata Wiwid (sapaan akrabnya), penambahan kapasitas wifi akan dilakukan ketika ada kegiatan tertentu.

"Sementara itu yang kita maksimalkan untuk ditingkatkan kapasitas wifinya. Misal, ada kegiatan vaksinasi di salah satu RW dan membutuhkan jaringan wifi lebih, kita akan pindah kapasitas di jaringan RW lain yang kebetulan tidak sibuk ke lokasi yang membutuhkan tadi," pungkasnya.

Artikel Asli