Polisi Tutup Kasus Berdarah di Bambe Gresik

Nasional | jawapos | Published at Jumat, 26 November 2021 - 09:30
Polisi Tutup Kasus Berdarah di Bambe Gresik

Kasus berdarah-darah di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik, dipastikan berakhir. Polres Gresik tidak melanjutkan proses hukum kasus tersebut. Berikut petikan wawancara Jawa Pos dengan Kasatreskrim Iptu Wahyu Rizki Saputra.

Bagaimana kelanjutan kasus di Bambe itu?

Kasus tersebut selesai demi hukum karena tersangka telah meninggal. Kami memastikan bahwa pelaku mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke kereta api (KA) di wilayah Jombang.

(Tersangka yang dimaksud adalah Joko Sumarsono, Setelah menghabisi nyawa Trianah, istrinya, dan menganiaya Zada Thalita, anaknya, Rabu (24/11) pagi Joko Sumarsono melarikan diri. Sore hari, Joko ditemukan tewas di perlintasan Sembung, Kecamatan Perak, Jombang).

Bagaimana kondisi korban yang selamat dari peristiwa tragis tersebut?

Kondisi korban (Thalita, Red) saat ini masih dirawat intensif di RSUD Ibnu Sina. Sudah sadar, tetapi belum bisa berinteraksi lama. Semoga diberi kekuatan agar segera pulih dan sehat kembali.

Apa langkah yang diambil jajaran Polres Gresik agar peristiwa serupa tidak terulang?

Kami sudah memerintah seluruh personel di jajaran kewilayahan. Khususnya bhabinkamtibmas dan babinkamtibmas untuk berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Apa harapan dari langkah seperti itu?

Tujuannya, membantu memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih waspada dan peka terhadap lingkungan sekitar. Kami juga sudah memberikan penekanan kepada seluruh jajaran reskrim agar menindak tegas setiap tindak pidana agar menjadi deterrent effect dan tidak terulang.

Artikel Asli