Operasi Zebra: Tekan Pelanggaran, Cegah Kecelakaan

Nasional | lombokpost | Published at Jumat, 26 November 2021 - 09:30
Operasi Zebra: Tekan Pelanggaran, Cegah Kecelakaan

MATARAM -Operasi Zebra Rinjani 2021 mulai dilaksanakan Kamis (25/11). Kegiatan tersebut bakal berlangsung hingga 8 Desember 2021.

Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, operasi ini merupakan salah satu upaya menyadarkan masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Guna menekan pelanggaran yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Munculnya kecelakaan berawal dari para pengendara melakukan pelanggaran lalu lintas, kata Iqbal usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Rinjani 2021 di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Kamis (25/11).

Pelanggaran itu antara lain tidak menggunakan helm, tidak mematuhi rambu lalu lintas, melawan arus, dan tidak mematuhi tata tertib lalu lintas yang lain. Dalam operasi ini petugas memiliki target menekan pelanggaran lalu lintas. Misalnya hari ini ada 100 orang yang tidak menggunakan helm, besoknya harus ada 80 orang yang tidak menggunakan helm, kata perwira tinggi Polri yang berpengalaman di bidang lalu lintas ini.

Menurut Iqbal, untuk menekan pelanggaran lalu lintas, tidak bisa hanya melalui tindakan represif. Petugas juga harus melakukan pendekatan dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, tenaga pendidik, dan stakeholder lainnya. Berikan edukasi secara masif, ujarnya.

Tindakan represif memang perlu dilakukan untuk memberikan efek jera terhadap pengguna jalan yang tidak patuh. Agar ke depan mereka yang tidak patuh menjadi patuh. Tujuan kita melakukan operasi ini untuk menyelamatkan para pengguna jalan. Bukan untuk kepentingan siapa-siapa, terangnya.

Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Djoni Widodo menambahkan, operasi yang berlangsung selama 14 hari ini melibatkan 730 personel. 100 personel dari Polda NTB dan 630 personel dari polres jajaran, terang Djoni.

Operasi ini juga bertujuan mendisiplinkan masyarakat tentang protokol kesehatan Covid-19. Salah satunya mengimbau masyarakat tertib menggunakan masker.

Djoni mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum memiliki kesadaran untuk patuh terhadap lalu lintas. Untuk itu perlu dilakukan pemberian edukasi daan penindakan. Sebenarnya betapa pentingnya tertib berlalu lintas. Makanya jadilah pelopor tertib berlalu lintas pada diri sendiri, keluarga, dan orang lain, imbaunya. (arl/r1)

Artikel Asli