Berita Gembira, Arab Saudi Izinkan Jamaah Indonesia Masuk Tanpa Transit

Nasional | koran-jakarta.com | Published at Jumat, 26 November 2021 - 08:40
Berita Gembira, Arab Saudi Izinkan Jamaah Indonesia Masuk Tanpa Transit

Mulai 1 Desember mendatang, Arab Saudi mulai mengizinkan pendatang dari enam negara termasuk Indonesia masuk langsung ke negara itu tanpa harus transit di negara ketiga.

Bukan hanya Indonesia,negara-negara lainnya adalah Pakistan, Brasil, Vietnam, Mesir, dan India.

Meski demikian, pendatang dari keenam negara tersebut tetap menjalankan karantina selama lima hari di fasilitas yang ditentukan pemerintah.

Karantina lima hari tersebut wajib dijalankan seluruh pendatang dari enam negara terlepas status vaksinasi mereka di negara asal, menurut pejabat Kementerian Dalam Negeri Saudi.

"Sumber itu menekankan pentingnya mematuhi penerapan semua tindakan pencegahan Covid-19 yang diterapkan pemerintah," bunyi laporan kantor berita Saudi, SPA, seperti dikutip Al-Arabiyapada Jumat(26/11).

"Dia (pejabat Kemendagri Saudi) juga mengatakan bahwa semua prosedur tindakan harus dievaluasi terus menerus oleh otoritas kesehatan Saudi, sesuai dengan perkembangan situasi epidemiologis secara global," papar SPA menambahkan.

Pengumuman ini dikeluarkan sesuai dengan pembaruan terhadap situasi Covid-19 Saudi dan global, termasuk di enam negara tersebut.

Dengan dikeluarkannya aturan ini, pendatang dari Indonesia yakni jemaah umrah yang ingin pergi ke Saudi tidak perlu lagi transit di negara ketiga.

Pada Oktober lalu Saudi telah resmi mengeluarkan aturan untuk mengizinkan jemaah Indonesia umrah, namun hal teknis termasuk proses kedatangan para WNI masih didiskusikan kedua negara.

Lebih lanjut, Saudi mulai 9 Agustus lalu memang secara bertahap menerima jemaah umrah dari luar negeri yang sudah divaksin corona.

Berdasarkan kriteria yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dan Badan Penerbangan Sipil Saudi pada Agustus lalu, jemaah umrah yang diperbolehkan tiba hanya mereka yang berasal dari negara yang termasuk ke kategori daftar hijau dan dinilai telah aman dari lonjakan kasus Covid-19.

Sebagai informasi, saat itu Indonesia merupakan satu dari sembilan negara yang masuk dalam daftar larangan masuk Saudi lantaran tingkat penularan dan angka kematian Covid-19 yang tinggi.

Artikel Asli