Sandi Bicara Di Banten Outlook 2022 Wisata Hidup, Ekonomi Daerah Bergeliat Lagi

Nasional | rm.id | Published at Jumat, 26 November 2021 - 07:40
Sandi Bicara Di Banten Outlook 2022 Wisata Hidup, Ekonomi Daerah Bergeliat Lagi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno meminta kepada kepala daerah untuk mempercepat transformasi digital demi memulihkan sektor pariwisata. Menurutnya, sektor pariwisata yang sempat ambruk dihantam Corona, harus segera dipulihkan.

Hal ini disampaikan Sandi saat menjadi pembicara kunci dalam webinar hari kedua Banten Economic Outlook 2022, kemarin. Selain Sandi, diskusi dalam rangka HUT Tangsel Pos dan Kota Tangerang Selatan ke 13 ini juga diisi oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Wakil Bupati Pandeglang yang diwakili Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan dan Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten GS Ashok Kumar.

Dalam paparannya, Sandi mengatakan bahwa sektor wisata terkontraksi sangat dalam akibat pandemi. Untungnya, situasi sulit itu tertolong oleh industri ekonomi kreatif. Kontriusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional menduduki peringkat 3 dunia.

Indonesia berada di bawah Amerika Serikat, tentunya dengan industri hollywood, perfilmannya dan Korea Selatan dengan industri K-Pop dan drakor (drama korea), ucap Sandi dalam paparannya kemarin.

Sementara Indonesia, sub sektor yang memberikan konstribusi tinggi di industri ekonomi kreatif adalah kriya, kuliner dan fashion. Pertumbuhan positif juga ditunjukkan di bidang aplikasi dan game , lalu televisi dan radio.

Ekonomi kreatif terbukti mampu bertahan bahkan berkembang sebagai pandemic winner , lanjutnya.

Sandi meminta agar pandemi Covid-19 bisa jadi momentum pembenahan pariwisata yang lebih berkualitas. Pihaknya ikut mendorong percepatan vaksinasi, sertifikasi CHSE yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan), penggunaan aplikasi peduli lindungi di sentra pariwisata.

Namun suksesnya pelaksanaan program tersebut perlu kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, masyarakat dan media, pesan bos Saratoga Investama Sedaya ini.

Pilar Saga juga ikut membedah soal ekonomi kreatif di wilayah Tangerang Selatan, daerah tempatnya berkuasa. Pilar mengatakan di saat banyak perusahaan besar gulung tikar di daerahnya, ekonomi kreatif justru tetap bertahan. Hampir 90 ribu warga Tangsel, berbasis ekonomi kreatif dan UKM, ungkapnya.

Ia mencontohkan ekonomi kreatif dalam bentuk coffee shop . Kita memang bukan kota produsen kopi, tapi kita adalah kota seribu coffe shop , ia mencontohkan. Begitupula industri kreatif di bidang fashion, hiburan, kuliner dan lainnya.

Karena itu, sektor ekonomi kreatif jadi pusat perhatian pemkot saat ini. Sebab, Tangsel sadar diri daerahnya tidak kaya akan Sumber Daya Alam (SDA). Karena itu, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) jadi fokus perhatiannya dengan Wali Kota Benyamin Davnie untuk melahirkan banyak pelaku ekonomi kreatif.

Ada banyak program yang mulai digencarkan, diantaranya dengan menggelar sejumlah event, pelatihan, hingga membangun gedung UMKM sebagai creative hub . Arahan pak menteri kta aplikasikan lewat creative hub . Kami harapkan pak menteri bisa datang saat peresmian nanti, harapnya.

Pembicara lain, Pandji Tirtayasa juga mengakui kalau wilayahnya ikut merasakan dampak pandemi, khususnya terkait wisata di Kabupaten Serang. Padahal, ada sejumlah event wisata tahunan yang digelar di sejumlah destinasi sejak lama.

Tapi ketika pandemi, terpaksa kami pending dan batasi. Sehingga berdampak bagi teman-teman kami di sektor pariwisata, hotel dan lainnya, ujar Wakil Wali Kota Serang itu.

Padahal, sektor pariwisata adalah salah satu penyumbang terbesar pendapatan asli daerah (PAD) di kabupatennya. Karena itu, pihaknya tengah berupaya kembali menggairahkan sektor pariwisata dengan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan. Anyer setiap Oktober itu ada beberapa event seperti marathon 10 k, festival budaya, lomba mancing, motorcross dan lain-lain, sebutnya.

Sementara itu, Ashok Kumar tidak menampik, pandemi yang terjadi selama 2 tahun ini telah meluluhlantakkan industri hotel dan restoran. Kondisi ini sebutnya tak cuma terjadi di Banten, tapi dunia. Kita bangga dengan pak Menteri yang begitu antusias mengangkat industri pariwisata, tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa industri pariwisata terus mengalami pergeseran, dari mass tourism ke spesialized tourism atau wisata dengan minat khusus. Wisata, menurutnya kini tidak lagi hanya menjual destinasi atau keindahan panorama alam, akan tetapi juga menjual atraksi dan minat khusus seperti wisata belanja, edukasi, health tourism dan lainnya.

Tourism not only destinasi tapi juga atraksi, tandasnya.

Ia mengingatkan, bahwa kehadiran hotel sebagai salah satu industri yang berkecimpung di bidang pariwisata punya multiplier effect yang cukup besar bagi suatu daerah. Karena itu, perlu daya dukung dan blueprint pariwisata di Banten untuk menjaga keberlangsungan industri hotel dan restoran. Wisata, menurutnya tidak lagi hanya dijual oleh masing-masing kabupaten atau kota tapi juga bisa sepaket yang menarik wisatawan. Satu hotel itu bisa tumbuh 125 multiplier effect . Kontribusi itu bisa merata dan hidup dengan objek wisata, pungkasnya. [SAR]

Artikel Asli