MUI Masih Dibutuhkan Negara, Ketua MPR: Jangan Rusak Lembaga MUI-nya

Nasional | radartegal | Published at Jumat, 26 November 2021 - 07:30
MUI Masih Dibutuhkan Negara, Ketua MPR: Jangan Rusak Lembaga MUI-nya

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menolak desakan pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) buntut penangkapan salah seorang pengurus MUI oleh Tim Densus 88 Antiteror Polri.

Ia menegaskan pemerintah maupun masyarakat masih membutuhkan eksistensi MUI.

"Saya sebagai pribadi jelas menolak dan meminta semua pihak menahan diri karena bagaimanapun juga MUI adalah lembaga yang kita butuhkan, yang berdiri sejak lama," kata Bamsoet di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (25/11).

Ia mempersilakan aparat penegak hukum memproses pihak-pihak yang telah ditangkap sesuai prosedur. Kendati, ia berharap penangkapan itu tidak dikaitkan dengan MUI secara kelembagaan.

"Bahwa ada yang patut diduga terlibat yang sudah terjadi, silakan diproses dengan aturan perundangan yang ada. Namun jangan rusak lembaga MUI-nya," tegas Bamsoet.

Sebelumnya, Wakil Presiden Maruf Amin menyayangkan munculnya isu pembubaran MUI usai salah satu pengurusnya ditangkap Densus 88 Antiteror Polri terkait dugaan tindak pidana terorisme.

Menurutnya, tuntutan pembubaran Majelis MUI berlebihan dan tidak rasional.

Seperti banyak jawaban yang diberikan oleh para tokoh masyarakat, pimpinan ormas, pimpinan negara, tuntutan itu memang sangat tidak rasional. Saya sependapat itu dengan pendapat para tokoh itu, tegas Maruf, Selasa (23/11) lalu.

Maruf menyebut apabila ada masalah di dalam sebuah organisasi, maka yang harus dibenahi adalah masalahnya, bukan pembubaran organisasi. Ia meyampaikan bila semua masalah ditangani dengan cara tersebut maka tidak akan selesai. (riz/zul)

Artikel Asli