Lumbung Sosial Ditunggu dalam Sepekan

Nasional | koran-jakarta.com | Published at Jumat, 26 November 2021 - 07:07
Lumbung Sosial Ditunggu dalam Sepekan

PALANGKA RAYA - Para kepala daerah Kalteng diberi tenggat sepekan untuk menyiapkan lokasi lumbung sosial. Tenggat ini disampaikan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, di Palangka Raya, Kamis (25/11).

"Maksimal sepekan empat pemerintah daerah di Kalimantan Tengah mesti dapat menyiapkan dan mengusulkan lokasi lumbung sosial," tandas Risma. "Ya, secepatnya. Tergantung daerahnya. Tapi maksimal sepekan sudah harus sampai ke saya," kata Risma, usai memimpin rapat penanganan bencana banjir bersama sejumlah pemerintah daerah Kalteng di Palangka Raya.

Lokasi yang diminta tersebut, harus berada di daerah bebas genangan air. Kemudian juga berada di sekitar kawasan rawan bencana banjir. Hal itu, untuk mempermudah dan mempercepat masyarakat mengakses layanan saat terjadi bencana.

Turut mengikuti rapat dengan Mensos, secara langsung, yakni pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan pemerintah Kota Palangkaraya. Kemudian juga Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Pemkab Katingan dan Pemkab Pulang Pisau secara daring.

Risma menerangkan, lumbung sosial tersebut tidak hanya untuk pangan. Tetapi juga terkait stok atau persediaan kebutuhan lain. Misalnya, perahu, penjernih air, tenda, dan genset. Itu yang biasanya diperlukan masyarakat saat banjir.

"Nantinya pemda akan melakukan pemetaan di setiap klaster perumahan yang rutin terdampak banjir. Ini juga bukan berkaitan dengan administrasi, tapi lebih ke wilayah terdampak," katanya.

Dalam rapat terbatas yang digelar tertutup itu, hadir juga Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo dan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin.

Edy Pratowo mengatakan, pemetaan wilayah terdampak banjir telah siap. Kondisi ini mengacu pada data penanganan banjir yang telah dilaksanakan. "Di kabupaten kota sudah ada data wilayah rawan. Kita juga sudah koordinasi dengan empat pemda tersebut. Satu pekan selesai. Data segera kita kirim ke Mensos, berikut lampirannya. Supaya barang bisa segera dikirim," kata Edy.

Sedang Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menambahkan, lokasi yang direncanakan menjadi lumbung sosial tersebar di lima kecamatan. "Saat ini langsung, bersama TNI, Polri dan Forkopimda. Kita akan menentukan lagi titik koordinat lokasi. Ibu Menteri minta lokasi yang diusulkan sampai titik koordinat," kata Fairid.

Sementara itu, kedatangan Menteri Sosial ke Palangka Raya dalam rangka penanganan banjir. Selain itu juga memantau kondisi pengungsian serta masyarakat korban banjir. Selama dua hari Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah, mantan Wali Kota Surabaya itu juga mengunjungi pengungsi di GOR KONI dan permukiman warga di Flamboyan Bawah.

Dia juga berinteraksi dengan para korban bencana banjir, bercanda, serta memberikan hadiah dan bantuan untuk korban banjir.

Artikel Asli